TITIKTEMU.CO SEMARANG – Kader Partai Gerindra di berbagai daerah di tanah air, termasuk di Jawa Tengah dibuat gerah dengan pernyataan Youtuber Edy Mulyadi yang kini tengah menjadi perbincangan publik.
Statmen eks caleg PKS yang gagal jadi wakil rakyat terkait pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) yang di dalamnya ada sederet kalimat bernada hinaan terhadap Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, membuat kader dan simpatisan Partai Gerindra di berbagai tempat marah.
Baca Juga: Lirik dan Kunci Gitar 5 Lagu Anji yang Bikin Cewek Melayang
Baca Juga: 25 link Twibbon Perayaan Tahun Baru Imlek 2022 Buat dan Bagikan ke Teman. Pasti Keren!
Kemarahan itu pun diwujudkan dengan tindakan pelaporan secara hukum, agar dugaan penghinaan itu diusut polisi. Di Semarang, aduan dilakukan oleh DPD Partai Gerindra ke Mapolda Jawa Tengah yang diwakili oleh organisasi sayap, Satria pada Rabu (26/1) siang.
Tak hanya di Polda Jateng, secara serentak DPC Gerindra se-Jateng juga menyampaikan laporan ke masing-masing Polres dan Polrestabes Semarang dengan materi aduan yang sama.
Sekretaris DPD Partai Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro mengatakan laporan telah dilakukan usai jajaran pimpinan DPD Gerindra Jateng bertemu dengan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi.
Ia menyatakan laporan tersebut sebagai bentuk pembelajaran bagi youtuber Edy Mulyadi. Menurutnya, tidak pantas seseorang merendahkan dan menghina orang lain dengan kata-kata yang tidak sopan. Hal itu juga menjadi contoh yang tidak baik bagi anak bangsa.
Di sisi lain, laporan itu juga sebagai upaya mencegah kejadian serupa terulang kembali. Lantaran dinilai bisa memecah belah persatuan bangsa. Apalagi saat ini Prabowo Subianto juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan atau pejabat negara.
"Kami kader di Jateng jelas tersinggung. Siapapun yang merasa kader Gerindra jelas tersinggung dengan hinaan yang disampaikan pada Ketum Prabowo Subianto itu," ujar Sriyanto di sela-sela laporan bersama jajaran pimpinan DPD Gerindra Jateng, Bendahara Heri Pudyatmoko dan Wakil Ketua Yudi Indras Wiendarto.
Laporan secara resmi dilakukan oleh pengurus DPD Gerindra Jateng, Dwi Yasmanto dan didampingi kuasa hukum.
Sriyanto menegaskan pihaknya meminta kasus tersebut tak selesai dengan kata maaf. Sebagai pembelajaran, maka ia berharap harus diselesaikan melalui jalur hukum.
Artikel Terkait
HUT ke-76 TNI, Gerindra Unggah Foto Prabowo Subianto Naik Jeep Bertopi Koboi Bintang Tiga
Panglima TNI dan Menhan Dampingi Presiden Pada Upacara Penetapan 3.103 Personil Komcad
Partai Gerindra Jateng Deklarasikan Prabowo Subianto Menjadi Capres 2024
Andika Perkasa Pimpin Apel Terpusat di Mabes TNI AD, Prabowo Subianto Beri Arahan
Penamaan Ibu Kota Negara Baru, Sejarawan UGM: Nama “Nusantara” Lebih Merujuk pada Wilayah Luar Jawa
Daerah Setingkat Provinsi, Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru Nusantara Menjabat Lima Tahun
Prabowo Subianto Serahkan Kendaraan Tempur Produksi Pindad kepada Kasad
Gubernur Isran Noor: Tak Ada Penolakan Masyarakat terkait Penetapan Benua Etam Jadi Ibu Kota Negara!