Dalam menghadapi musuh, tak ada yang lebih mengena daripada senjata kasih sayang.
Penjagaan terbaik bagi generasi muda adalah contoh yang baik bagi generasi tua.
Saat terbaik untuk membuktikan bahwa kita adalah pemenang yaitu saat ketika kita tampak kalah.
Tidak ada kemarahan yang begitu berpengaruh seperti pengaruh dari teladan yang baik.
Kita tidak akan menang bila kita masih terus mengingat semua kekalahan.***
Artikel Terkait
Kisah Cinta Soekarno, dari Oetari hingga Ratna Sari Dewi
Tragedi G30S/PKI, Kisah Penculikan dan Pembunuhan 7 Pahlawan Revolusi di Lubang Buaya
Jasad Para Jenderal itu Ditemukan di Sumur Tua di Lubang Buaya
Isu TNI Disusupi PKI, BEM PTAI : Pernyataan Ngawur dan Tidak Jelas.
Eksekusi DN Aidit dan Senyum Soeharto
Di Karanganyar, Pangdam IV/Diponegoro dan Kapolda Jateng Ziarah Ke Makam Soeharto
Insiden Hotel Yamato: Pengibaran Bendera Merah Putih Biru yang Membuat Murka Arek-arek Surabaya