Kami, tentara Republik Indonesia, akan timbul dan tenggelam bersama negara.
Ingatlah, bahwa prajurit kita bukan prajurit sewaan, bukan prajurit yang mudah dibelokkan haluannya. Kita masuk dalam tentara karena keinsyafan jiwa dan sedia berkorban bagi bangsa dan negara.
Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi jiwaku dilindungi benteng merah putih. Akan tetap hidup, tetap menuntut bela, siapapun lawan yang aku hadapi.
Kejahatan akan menang bila orang yang benar tidak melakukan apa-apa.
Baca Juga: Proses Panjang untuk Mendapat Gelar Pahlawan Nasional, Ini Syaratnya
RA Kartini
Gadis yang pikirannya sudah dicerdaskan, pemandangannya sudah diperluas, tidak akan sanggup lagi hidup di dalam dunia nenek moyangnya.
Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu. Tapi, satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri.
Seorang perempuan yang mengorbankan diri untuk orang lain, dengan segala rasa cinta yang ada dalam hatinya, dengan segala bakti, yang dapat diamalkannya, itulah perempuan yang patut disebut sebagai ‘ibu’ dalam arti sebenarnya.
Baca Juga: Hari Pahlawan: PT. KAI bagikan Tiket Gratis untuk Guru, Tenaga Kesehatan dan Veteran
Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi untuk menang.
Alangkah besar bedanya bagi masyarakat Indonesia bila kaum perempuan dididik baik-baik. Dan untuk keperluan perempuan itu sendiri, berharaplah kami dengan harapan yang sangat supaya disediakan pelajaran dan pendidikan karena inilah yang akan membawa bahagia baginya.
Habis gelap terbilah terang
Baca Juga: Peringatan Hari Pahlawan 2021, Berikut Logo dan Maknanya
Bung Tomo
Artikel Terkait
Kisah Cinta Soekarno, dari Oetari hingga Ratna Sari Dewi
Tragedi G30S/PKI, Kisah Penculikan dan Pembunuhan 7 Pahlawan Revolusi di Lubang Buaya
Jasad Para Jenderal itu Ditemukan di Sumur Tua di Lubang Buaya
Isu TNI Disusupi PKI, BEM PTAI : Pernyataan Ngawur dan Tidak Jelas.
Eksekusi DN Aidit dan Senyum Soeharto
Di Karanganyar, Pangdam IV/Diponegoro dan Kapolda Jateng Ziarah Ke Makam Soeharto
Insiden Hotel Yamato: Pengibaran Bendera Merah Putih Biru yang Membuat Murka Arek-arek Surabaya