Waspada! Gelombang Ketiga Covid-19 Diperkirakan Desember. Bisa Tinggi Bisa Rendah, Kuncinya Protokol Kesehatan

photo author
Ganug Nugroho Adi, TitikTemu.co
- Selasa, 21 September 2021 | 18:18 WIB
Ilustrasi ewaspadai gelombang tiga Covid-19 di Indonesia. (halodoc.com)
Ilustrasi ewaspadai gelombang tiga Covid-19 di Indonesia. (halodoc.com)

TITIKTEMU.CO, JAKARTA – Angka Covid-19 di Indonesia terus menurun. Namun, pakar epidemiologi memprediksi gelombang ketiga akan terjadi di Indonesia Desember.

Gelombang ketiga Covid-19 akan terjadi jika target vaksinasi belum tercapai, dan bayak pelonggaran terhadap aktivitas publik.

“Ini yang harus kita waspadai. Pandemi belum selesai, jadi harus tetap waspada. Ada prediksi gelombang ketiga juga,” kata Direktur P2PL Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, Selasa (21/9/2021).

Baca Juga: Kebut Vaksinasi,  Indonesia Kembali Kedatangan 1,2 Juta Dosis Vaksin Pzifer

Menurut Nadia, saat ini Covid-19 masih menjadi pandemi. Dengan masih tersebarnya virus corona, maka tetap ada kemungkinan terjadinya lonjakan.

“Vaksinasi, dan patuh protokol ksehatan ketat ini upaya untuk menekan laji menyebaran dan penularan. Kemenkes menekankan ini berulang kali,” ujar Nadia.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito menegaskan di tingkat masyarakat disiplin protokol kesehatan tidak bisa ditawar.

Baca Juga: Yes! Target 100 Juta Dosis Vaksinasi Indonesia Tercapai, Tapi Masih Jauh dari Sasaran

Dia menyebut kasus Covid-10 di Indonesia menurun, namun kondisi itu tidak menjamin Indonesia berangsur aman.

Menurut dia, selama ini lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia bersamaan dengan peralihan antar gelombang corona dunia. Saat ini, Malaysia dan Singapura sedang mengalami gelombang ketiga.

“Harus sisiplin protokol kesehatan agar kita tidak menyusul third wave dalam beberapa bulan ke depan,” ujar Wiku.

Baca Juga: Indonesia Kembali Kedatangan 6 Juta lebih Dosis Vaksin Sinovac dan Pfizer

Dia mengatakan pelonggaran aktivitas PPKM level harus diimbangi disiplin protokol kesehatan. Dia mencontohkan lonjakan gelombang ketiga Covid-19 di Malaysia, Singapura, dan Jepang.

Terkait pelonggaran PPKM level, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) per 15 September lalu menyoroti peningkatan mobilitas di Jawa dan Bali.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ganug Nugroho Adi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X