Padahal, cakupan vaksinasi Covid-19 per 21 September baru mencapai 38,61 persen untuk dosis pertama, dosis kedua 22,02 persen.
Baca Juga: TNI Dukung Percepatan Serbuan Vaksin Dengan Berbagai Program Dan ke Berbagai Daerah
Pakar epidemiologi Universitas Griffith, Australia, Dicky Budiman juga memperediksi gelombang ketiga pandemi di Indonesia terjadi Desember 2021.
Karena itu, dia meminta masyarakat Indonesia tidak euforia atas tren perbaikan kasus yang terjadi dengan mengabaikan protokol kesehatan.
“Pemerintah harus terus menggencarkan testing dan tracing. Itu kunci penting dalam pengendalian wabah,” ujarnya.
Ahli epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono melihat gelombang ketiga Covid-19 di Indonesia bisa terjadi karena dua hal.
Pertama karena mobilitas masyarakat yang kembali meningkat, kedua karena cakupan vaksinasi di Indonesia yang belum mencapai 50 persen.
“Ingat, sampai sekarang wabahnya (pandemi) belum selesai. Artinya masih ada kemungkinan puncak-puncak. Bisa tinggi, bisa rendah tergantung vaksinasi dan didiplin prokesnya ” jelas Miko.***
Artikel Terkait
Ini Lho Aturan Terbaru PPKM Level Menurut Inmendagri 39 Tahun 2021
PPKM Masih Diperpanjang, Ini Syarat Ketentuan Bepergian
PPKM Tetap Diperpanjang. Tetapi Kini Sudah Bisa Nonton Bioskop Gaes! Ini Detilnya
PPKM Diperpanjang, Menteri Luhut: Protokol Kesehatan dan PeduliLindungi itu Wajib!
Pemerintah Perpanjang PPKM Lagi hingga 4 Oktober 2021
Status PPKM Jawa-Bali Level 3-2, Luhut: Pandemi Covid-19 di Indonesia Makin Terkendali