nasional

Sederet Catatan Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, dari Celios hingga Poltracking Indonesia

Senin, 20 Oktober 2025 | 11:15 WIB
Sederet Catatan untuk Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, dari Celios hingga Poltracking Indonesia. (ANTARAFOTO)

TITIKTEMU.CO - Masyarakat sipil hingga lembaga survey memberikan catatan terhadap satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Selama 12 bulan terakhir, duet Presiden dan Wakil Presiden ini menghadapi beragam tantangan, mulai dari ekonomi yang belum pulih, lemahnya penegakan hukum, hingga isu konsolidasi politik kekuasaan.

Sejumlah lembaga riset dan masyarakat sipil pun memberikan catatan penting atas perjalanan tahun pertama pemerintahan ini. Berikut ini catatan dari sejumlah lembaga survei.

Baca Juga: Rapor Satu Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran: Janji Besar, Realita Berat, dan Rakyat yang Makin Tersisih

Turunnya Skor Kinerja: Tanda Peringatan dari Publik

Lembaga riset Center of Economic and Law Studies (Celios) menilai kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran masih jauh dari ekspektasi publik.

Dalam survei terbaru mereka, kabinet Prabowo-Gibran hanya memperoleh nilai 3 dari 10, turun dari skor 5 pada periode 100 hari pertama.

Direktur Kebijakan Fiskal Celios, Media Wahyu Askar, menjelaskan penurunan skor menunjukkan lemahnya koordinasi antar kementerian, komunikasi publik buruk, dan lambatnya realisasi program prioritas.

Baca Juga: Program Magang Nasional Resmi Dimulai 20 Oktober 2025, Pemerintah Siapkan 26 Ribu Posisi untuk Lulusan Muda 

“Selama setahun terakhir, banyak kebijakan yang belum menunjukkan dampak nyata bagi publik,” ujarnya dalam rapor kinerja satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Selain itu, survei Celios juga menemukan bahwa 45 persen responden merasa kondisi ekonomi rumah tangganya stagnan, 27 persen lebih buruk, dan hanya 28 persen yang merasa lebih baik dibanding tahun sebelumnya.

Hasil ini, jelas  Wahyu, menjadi sinyal bahwa program ekonomi pemerintah belum sepenuhnya dirasakan masyarakat.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Klaim Ekonomi RI Mulai Pulih, Tapi Pengangguran Muda Masih Tinggi 

Penegakan Hukum Masih Jadi Sorotan

Halaman:

Tags

Terkini