Rekening Botok Sempat Ditahan, Efeknya Bisa Menjalar ke Bank Lain? Ini yang Dikhawatirkan

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:46 WIB
Pemblokiran rekening Botok dinilai bisa mengganggu kepercayaan publik terhadap bank dan sistem keuangan.
Pemblokiran rekening Botok dinilai bisa mengganggu kepercayaan publik terhadap bank dan sistem keuangan.

Menurutnya, situasi tersebut berbeda dengan aktivitas usaha sektor keuangan tanpa izin. Karena itu, ia menilai penggunaan aturan tersebut perlu dikaji secara hati-hati agar tidak menimbulkan persoalan baru.

OJK Akui Ada Risiko terhadap Kepercayaan Publik

Kasus ini juga menjadi perhatian OJK. Lembaga tersebut mengakui bahwa tindakan pemblokiran rekening secara sepihak berpotensi memengaruhi reputasi industri perbankan dan persepsi masyarakat terhadap sistem keuangan.

Baca Juga: Rekening Donasi Demo Pati Ditahan, Kompolnas Ingatkan Ada Risiko yang Lebih Besar

Pernyataan itu menunjukkan bahwa persoalannya tidak semata-mata mengenai satu rekening. Ada persoalan yang lebih besar: bagaimana bank menjaga kepentingan penegakan hukum tanpa membuat nasabah merasa haknya bisa hilang begitu saja.

Bank Mandiri Akhirnya Buka Kembali Rekening

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf terkait persoalan rekening Botok. Ia juga menyatakan rekening tersebut dapat kembali diaktifkan.

Bagi Bhima, pemulihan rekening memang penting, tetapi perdebatan mengenai dasar tindakan tersebut belum otomatis selesai.

Kasus rekening Botok akhirnya menjadi contoh betapa sensitifnya hubungan antara bank, nasabah, dan aparat penegak hukum. Ketika uang tidak bisa digunakan, yang ikut dipertaruhkan bukan hanya saldo di layar, tetapi juga rasa aman masyarakat ketika menitipkan uangnya kepada sistem perbankan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X