Warga Terbangun Saat Api Sudah Membesar
Kebakaran tersebut membuat warga panik dan berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api.
Salah seorang warga, Menah atau Inaq Husna (42), mengaku masih mengalami trauma setelah melihat api membakar rumah-rumah di kawasan tersebut.
Ia mengatakan dirinya sedang tidur ketika dibangunkan oleh warga lain karena api sudah membesar. Dalam situasi tersebut, ia langsung berusaha melakukan evakuasi.
"Saya lagi tidur, terus dibangunin setelah api sudah besar. Saya kaget dan coba lari evakuasi diri," ungkap Inaq Husna di lokasi kejadian.
Menurutnya, kondisi angin yang cukup kencang juga membuat kobaran api semakin cepat menyebar dari satu bangunan ke bangunan lainnya.
Baca Juga: Karhutla Makin Parah, Warga Riau Gelar Shalat Istisqa hingga 916 Hektare Lahan Jambi Terbakar
Rumah Tradisional Sade Mudah Terbakar
Salah satu faktor yang diduga membuat kebakaran cepat meluas adalah material bangunan yang digunakan di Kampung Adat Sade.
Rumah-rumah tradisional di kawasan tersebut banyak menggunakan bahan seperti kayu, bambu, anyaman serta ilalang. Material tersebut mudah terbakar ketika terkena api.
Kondisi tersebut membuat kobaran api dengan cepat merambat ke bangunan yang berada di sekitarnya, terutama ketika disertai hembusan angin.
Inaq Husna berharap pemerintah dapat segera memberikan solusi bagi warga yang terdampak kebakaran.
Harapan tersebut disampaikan karena kawasan Kampung Adat Sade tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga berkaitan erat dengan sumber penghasilan masyarakat setempat.
"Kami berharap pemerintah segera mencari solusi. Karena kami sudah tidak punya apa-apa lagi," tuturnya.
Baca Juga: Jurnalis Promedia Jadi Korban Gempa NTT, Saatnya Kita Hadir dan Bantu Mereka Bangkit
Artikel Terkait
Nasaruddin Umar Diisukan Mundur dari Menag, Disebut Siap Maju Jadi Ketum PBNU
Dana Jurnalisme untuk Siapa? Jangan Lupakan Puluhan Ribu Media Belum Terverifikasi Dewan Pers
Viral Yel-yel “Ayo Maju, Jangan Ragu” Siswa SD di NTT, Rela Seberangi Sungai Deras demi Sekolah
Demo 27 Agustus di Depan DPR, Polisi Amankan Sejumlah Orang yang Diduga Hendak Bikin Rusuh
Kabut Asap Karhutla Selimuti Biak Numfor Papua, Warga Soroti Dugaan Pembakaran hingga Sekolah Diliburkan