Harta Benda dan Aset Budaya Ikut Terbakar
Kampung Adat Sade selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata yang menjadi daya tarik Lombok. Kawasan tersebut juga menjadi tempat masyarakat Suku Sasak mempertahankan berbagai tradisi dan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Selain bentuk rumah tradisional, masyarakat Sade juga dikenal dengan berbagai tradisi khas, termasuk tradisi perkawinan yang menjadi bagian dari kebudayaan setempat.
Namun, kebakaran besar yang terjadi membuat banyak warga kehilangan tempat tinggal sekaligus barang-barang berharga yang tersimpan di dalam rumah.
Inaq Husna mengatakan dirinya bersama keluarga untuk sementara mengungsi di rumah kerabat yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggalnya.
Baca Juga: Viral Pejabat BNPB Wawancara dari Kafe Saat Gempa NTT, Ini Alasan Sebenarnya
Ia memperkirakan kerugian yang dialaminya mencapai puluhan juta rupiah. Barang-barang bernilai, termasuk kain tenun dan pakaian adat, turut menjadi bagian dari harta benda yang terbakar.
"Yang mahal itu barang-barang di dalam. Seperti kain tenun, baju adat dan harta yang lain," pungkasnya.
Kebakaran tersebut kini menyisakan duka bagi warga Kampung Adat Sade. Selain kehilangan tempat tinggal, masyarakat juga harus menghadapi dampak kerusakan terhadap berbagai benda dan aset budaya yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan mereka.***
Artikel Terkait
Nasaruddin Umar Diisukan Mundur dari Menag, Disebut Siap Maju Jadi Ketum PBNU
Dana Jurnalisme untuk Siapa? Jangan Lupakan Puluhan Ribu Media Belum Terverifikasi Dewan Pers
Viral Yel-yel “Ayo Maju, Jangan Ragu” Siswa SD di NTT, Rela Seberangi Sungai Deras demi Sekolah
Demo 27 Agustus di Depan DPR, Polisi Amankan Sejumlah Orang yang Diduga Hendak Bikin Rusuh
Kabut Asap Karhutla Selimuti Biak Numfor Papua, Warga Soroti Dugaan Pembakaran hingga Sekolah Diliburkan