Ketersediaan sumber air di dekat hotspot memungkinkan petugas melakukan pembasahan lahan dan penanganan awal apabila muncul potensi kebakaran. Kondisi tersebut menjadi semakin penting pada lahan gambut saat musim kemarau ketika debit air di kanal dan sungai dapat mengalami penyusutan.
Dengan adanya sumur bor, lahan gambut yang mulai mengering dapat segera dibasahi sehingga risiko kebakaran dapat ditekan. Langkah ini juga diharapkan mencegah hotspot berkembang menjadi titik api yang lebih besar.
Prabowo Larang Pembakaran Hutan dan Lahan
Selain meminta pembangunan sumur bor, Prabowo juga menginstruksikan aparat di daerah untuk mencegah praktik pembakaran hutan dan lahan secara sengaja.
Larangan tersebut berlaku bagi siapa pun, baik masyarakat, oknum instansi maupun perusahaan yang terbukti melakukan pembakaran.
Prabowo meminta pemerintah daerah memperkuat edukasi kepada masyarakat hingga tingkat desa mengenai larangan membakar lahan.
Menurutnya, masyarakat yang membutuhkan pembukaan lahan harus mendapatkan mekanisme yang jelas agar proses tersebut dapat dilakukan secara aman sekaligus berada dalam pengawasan pemerintah.
“Kasih penjelasan, edukasi ke semua unsur, di semua desa. Kasih penjelasan bahwa membakar lahan dilarang keras. Kalau mereka butuh untuk buka lahan, mereka buat laporan ke kepala desa, camat, bupati, nanti pemerintah yang akan bantu mereka,” tutur Prabowo.
Korporasi yang Terlibat Pembakaran Bakal Ditindak
Prabowo juga memberikan peringatan tegas kepada perusahaan yang diduga mengorganisasi masyarakat atau petani untuk melakukan pembakaran hutan dan lahan.
Ia meminta indikasi keterlibatan korporasi dalam praktik pembakaran segera ditelusuri oleh aparat penegak hukum, termasuk kepolisian, kejaksaan, dan unsur intelijen.
Presiden menegaskan perusahaan yang terbukti menyuruh atau terlibat dalam pembakaran akan menghadapi sanksi berat, termasuk pencabutan izin usaha.
“Siapa pun, korporasi apa pun, ada sedikit indikasi mereka ikut, menyuruh membakar-bakar, kita cabut izinnya. Seluruh izin korporasi itu, kita cabut. Saya tidak main-main,” tegas Prabowo.
Artikel Terkait
Mahasiswa Unsoed Jalur Mandiri Bermasalah Tetap Bisa Kuliah, KPK Tegaskan Tak Campuri Status Akademik
Taman Nasional Way Kambas Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar: Petugas Terkendala Akses dan Lahan Gambut
BRI Luncurkan BRImo Taiwan, Permudah Layanan Keuangan PMI hingga Remitansi ke Indonesia
6 Provinsi Jadi Prioritas Penanganan Karhutla 2026, Operasi Darat Jadi Andalan Pemerintah
Prabowo Tegas soal Karhutla: Korporasi yang Terlibat Bakar Lahan Bisa Dicabut Izinnya