Besarnya wilayah terdampak membuat jumlah personel yang dikerahkan juga tidak sedikit. Secara keseluruhan, terdapat 57.267 personel satgas darat yang ditugaskan di sejumlah provinsi untuk membantu operasi pemadaman.
Rinciannya, Riau mengerahkan 17.764 personel, Kalimantan Tengah 10.700 personel, Kalimantan Barat 10.010 personel, Sumatera Selatan 11.567 personel, Jambi 5.818 personel, dan Kalimantan Selatan 1.408 personel.
Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa penanganan karhutla bukan pekerjaan satu lembaga. Pemadaman api membutuhkan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat, serta personel yang bekerja langsung di lapangan.
Untuk saat ini, pemerintah memilih memperkuat pola koordinasi yang sudah ada ketimbang membentuk struktur baru. Tantangannya sederhana tetapi berat: api harus dikendalikan, sementara koordinasi jangan sampai ikut terbakar oleh lambannya pengambilan keputusan.***
Artikel Terkait
UI Buka 200 Formasi PTT 2026, Pendaftaran Tinggal Beberapa Hari! Cek Syaratnya
Bukan Sekadar Uang Masuk Kampus, Ini Alasan KPK Jerat Rektor Unsoed dengan 2 Pasal
Mahasiswa Unsoed Jalur Mandiri Bermasalah Tetap Bisa Kuliah, KPK Tegaskan Tak Campuri Status Akademik
Taman Nasional Way Kambas Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar: Petugas Terkendala Akses dan Lahan Gambut
Desa Adat Sade Terbakar, 129 Rumah Ludes: Menpar Siapkan Langkah Besar untuk Bangkitkan Sade
Bulan Hampir Jadi Blood Moon! Gerhana 27–28 Agustus 2026 Bisa Jadi yang Paling Dramatis
Bukan Pernikahan Biasa, Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Rizky Irmansyah