Penuh Perjuangan, Guru SD Terpencil di Sulteng Bagikan Momen Persiapan Karnaval 17 Agustus

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:07 WIB
Perjuangan SD terpencil di Sulteng mengikuti pawai 17-an. (Instagram/rskdrian)
Perjuangan SD terpencil di Sulteng mengikuti pawai 17-an. (Instagram/rskdrian)

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak yang telah memberikan dukungan sehingga para siswa dapat mengikuti kegiatan tersebut.

“Tak lupa, terima kasih sponsor Ibu Guru yang udah support anak-anak Ibu ikut bertumbuh merasakan apa yang anak sekolah biasanya dapatkan,” imbuhnya.

H-1 Masih Mencari Perlengkapan Karnaval

Perjuangan mempersiapkan para siswa untuk mengikuti karnaval ternyata tidak berhenti pada latihan. Berbagai perlengkapan juga harus disiapkan dalam waktu yang cukup terbatas.

Baca Juga: Demo BEM UI di Bundaran HI, Polisi Amankan 21 Orang hingga Kerahkan 9.242 Personel

Dalam unggahan tersebut, guru itu menceritakan bahwa sehari sebelum pelaksanaan karnaval, masih ada perlengkapan yang harus dicari.

“H-1 baru nyadar butuh kaos tangan, minta bantuan netizen Facebook dan langsung ketemu,” tulisnya.

Kelengkapan seragam dan sepatu para siswa juga menjadi perhatian. Beberapa siswa diketahui memiliki seragam yang sudah tidak layak sehingga pihak sekolah berusaha melengkapinya sebelum mengikuti pawai.

“Kami melengkapi seragam karena ada beberapa anak Ibu yang seragamnya tak layak. Bawa sepatu baru hadiah dari teman Ibu Guru ke basecamp di hari H,” jelasnya.

Baca Juga: Profil Kombes Jerrold Kumontoy, Komandan Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81

Selain memastikan pakaian dan atribut siswa lengkap, guru tersebut juga menyiapkan kebutuhan konsumsi untuk anak-anak. Dalam video yang dibagikan, terlihat persiapan makanan dan snack yang akan diberikan kepada para siswa selama mengikuti kegiatan.

Kisah tersebut pun memperlihatkan bahwa keterbatasan fasilitas dan lokasi sekolah tidak menghalangi semangat guru dan siswa untuk ikut merasakan kemeriahan perayaan HUT ke-81 RI. Berbagai upaya dilakukan agar anak-anak di daerah terpencil juga mendapatkan pengalaman dan kesempatan yang sama untuk merayakan momentum kemerdekaan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X