"Kecelakaan melibatkan ambulans saat acara karnaval di Pinrang. Seorang anak yang datang menonton karnaval tertabrak mobil ambulans," kata Agusnawan dalam keterangannya, Kamis, 13 Agustus 2026.
Ambulans tersebut diketahui dikemudikan oleh seorang sopir bernama Taufiq Amir.
Polisi menjelaskan, pada saat kejadian, Taufiq tengah menjalankan tugas untuk membawa pasien dalam kondisi darurat.
Pasien yang berada di dalam ambulans tersebut merupakan seorang ibu hamil yang hendak dirujuk ke RSUD Lasinrang.
"Sedang bawa pasien darurat ibu hamil," ujar Agusnawan.
Baca Juga: Kepala SPPG Karanganyar Muntah usai Cicip Menu MBG, 94 Paket Ayam Rempah Langsung Ditarik
Korban Sempat Dirawat, Sopir dan Keluarga Berdamai
Setelah kejadian, anak yang menjadi korban langsung mendapatkan penanganan medis. Bocah tersebut sempat dibawa ke rumah sakit karena mengalami sejumlah luka akibat kecelakaan.
Setelah menjalani pemeriksaan dan perawatan, korban kemudian diperbolehkan pulang.
Sementara itu, pengemudi ambulans juga telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian terkait insiden tersebut.
Pihak pengemudi kemudian melakukan pertemuan dengan keluarga korban untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Dari hasil pertemuan, kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan permasalahan secara damai.
Baca Juga: Cegah Penyalahgunaan AI di Kalangan Pelajar, Polres Pemalang Gelar Sosialisasi Paham AI di SMKN 1
"Mereka sepakat damai," kata Agusnawan.
Dengan demikian, insiden ambulans yang menabrak bocah saat karnaval HUT ke-81 RI di Pinrang tersebut berakhir setelah korban mendapatkan perawatan dan kedua pihak mencapai kesepakatan damai.***
Artikel Terkait
Kepala SPPG Karanganyar Muntah usai Cicip Menu MBG, 94 Paket Ayam Rempah Langsung Ditarik
Sempat Pertanyakan Arti Kemerdekaan, Tukang Cukur Bogor Akhirnya Minta Maaf dan Klarifikasi
Kisah Haru Siswa Papua Bawa Sayur dan Buah dari Kebun untuk Guru, Bukti Ketulusan dan Rasa Syukur
Loyalis Bandar Narkoba Kampung Bahari Serang Petugas dengan Mercon, Polisi Balas Tembak Gas Air Mata
Siapa Sosok 'Bos Gendut' Bandar Narkoba di Kampung Bahari? Buron Kasus Sabu 98 Kg, Aset Rp39,9 M Disita BNN