Sempat Pertanyakan Arti Kemerdekaan, Tukang Cukur Bogor Akhirnya Minta Maaf dan Klarifikasi

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:01 WIB
Menyoroti pengakuan tukang potong rambut di Bogor yang meyakini Indonesia sudah merdeka usai sempat ditanya belum pasang bendera oleh aparatur camat. (Instagram.com/@undercover.id)
Menyoroti pengakuan tukang potong rambut di Bogor yang meyakini Indonesia sudah merdeka usai sempat ditanya belum pasang bendera oleh aparatur camat. (Instagram.com/@undercover.id)

TITIKTEMU.CO - Nur Hidayat, seorang tukang cukur asal Rancabungur, Kabupaten Bogor, akhirnya memberikan klarifikasi terkait video dirinya yang viral menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Sebelumnya, Hidayat menjadi sorotan setelah mempertanyakan makna kemerdekaan Indonesia saat mendapat imbauan untuk memasang bendera Merah Putih di depan tempat usahanya.

Persoalan tersebut kemudian berkembang setelah Hidayat terlibat adu argumen dengan aparatur kecamatan yang datang mengajak masyarakat turut memeriahkan peringatan kemerdekaan.

Setelah video peristiwa itu ramai diperbincangkan, Hidayat akhirnya menyampaikan permintaan maaf sekaligus meluruskan pernyataannya mengenai kemerdekaan Indonesia.

"Saya menyatakan permohonan maaf atas ucapan saya kemarin," ujar Hidayat dalam video klarifikasinya.

Baca Juga: Kepala SPPG Karanganyar Muntah usai Cicip Menu MBG, 94 Paket Ayam Rempah Langsung Ditarik

"Indonesia itu sudah merdeka, maka saya meminta maaf atas ucapan saya yang salah," lanjutnya.

Bakesbangpol Bogor Beri Penjelasan

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bogor, Ferdinando Selmi Pardede, mengaku belum mengetahui secara utuh kronologi peristiwa yang melibatkan Hidayat dengan aparatur kecamatan tersebut.

Meski demikian, pihaknya akan meminta keterangan kepada pihak-pihak terkait untuk mengetahui duduk perkara yang sebenarnya.

"Kami mendapatkan informasi bahwa itu dalam rangka monitoring untuk mengimbau memasang bendera," kata Ferdinando, Kamis, 13 Agustus 2026.

Selain memberikan imbauan, aparatur juga disebut membawa dan membagikan bendera kepada masyarakat yang belum memiliki.

"Sekaligus membagikan bendera ketika ada masyarakat yang tidak punya," imbuhnya.

Baca Juga: BGN Ungkap 950 Dapur MBG Diduga Tak Higienis, Terancam Ditutup Permanen

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X