Ia mengungkapkan antusiasme warga cukup tinggi karena teknik tersebut mudah dipahami serta tidak membutuhkan modal besar.
Tsabbit berharap keterampilan yang diperoleh masyarakat selama kegiatan KKN dapat terus diterapkan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus menumbuhkan budaya bercocok tanam di lingkungan perkotaan.
Selain menjadi solusi berkebun di lahan terbatas, hidroponik sistem sumbu dinilai mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kemandirian pangan serta pelestarian lingkungan melalui pemanfaatan teknologi pertanian sederhana.***
Artikel Terkait
Viral Banner 'Stop Penyimpangan' di SMAN 1 Solok Selatan, Siswa Sampaikan Aspirasi usai Dugaan Pelecehan Oknum Guru
Mahfud MD Soroti Penahanan Febrie Adriansyah Tanpa Rompi Pink dan Borgol, Bandingkan dengan Nadiem hingga Tom Lembong
Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro usai OTT KPK, Diduga Terima Suap Proyek dan Jual Beli Jabatan
Transformasi BRIvolution Reignite Kian Ngebut, BRI Perkuat Kontribusi bagi Ekonomi Nasional dan Program Pemerintah
Kronologi Satpam SPPG Ciputat Diduga Curi 1.700 Ompreng MBG untuk Dijual, Hasil Tes Urine Positif Narkoba
Viral Dugaan Penemuan Candi di Cimahi Disebut Lebih Besar dari Borobudur, Ini Fakta Situs Candi Terluas di Indonesia