Di tengah ambisi Indonesia menjadi pusat manufaktur regional dan tujuan investasi global, isu keandalan listrik menjadi semakin strategis.
Baca Juga: Libur Sekolah Jadi Momen Hemat Rp3 Triliun, Tapi Kenapa Program MBG Malah Menuai Gelombang Protes?
Energi tidak lagi sekadar layanan publik, melainkan fondasi utama daya saing ekonomi nasional.
Karena itu, berbagai kalangan dunia usaha mulai mendorong pemerintah mempercepat pembenahan sektor ketenagalistrikan.
Mulai dari memperkuat pasokan energi primer, memperbarui jaringan distribusi, meningkatkan transparansi informasi kepada pelanggan industri, hingga memperbesar cadangan daya nasional.
Baca Juga: Kenapa Kopi Sachet Seharga 3 Ribu Itu Lebih Revolusioner dari Cold Brew 80 Ribu?
Pelaku usaha sebenarnya memahami bahwa gangguan teknis bisa saja terjadi.
Namun yang mereka harapkan adalah frekuensi gangguan yang semakin minim, informasi yang lebih terbuka, serta proses pemulihan yang cepat ketika masalah muncul.
Sebab dalam ekonomi modern, lampu yang padam bukan hanya soal ruangan yang gelap.
Di baliknya ada mesin yang berhenti, kontrak yang tertunda, peluang bisnis yang hilang, dan kepercayaan investor yang perlahan bisa ikut meredup.***
Artikel Terkait
Libur Sekolah Jadi Momen Hemat Rp3 Triliun, Tapi Kenapa Program MBG Malah Menuai Gelombang Protes?
Kenapa Kopi Sachet Seharga 3 Ribu Itu Lebih Revolusioner dari Cold Brew 80 Ribu?
Warteg 2.0: Kenapa Restoran Mahal Jakarta Sekarang Nyontek Menu Warteg
Tom Holland Sudah Punya Pengganti Spider-Man? Nama Ini Bikin Fans Marvel Langsung Penasaran
Mati Lampu Bergilir Bikin Warga Bertanya-Tanya, PLN Akhirnya Ungkap Penyebab yang Tak Banyak Diketahui
Tagihan Listrik Bisa Jadi Petunjuk Pajak? Begini Cara Coretax Membaca Jejak Aktivitas Warga
Generasi yang Tumbuh Tanpa Mall Kini Mendefinisikan Ulang 'Nongkrong' — Ini Hasilnya