“Keikutsertaan ANTAM dalam ajang ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mengimplementasikan standar keselamatan kerja yang unggul serta meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia dalam penanganan kondisi darurat di industri pertambangan,” ujar Wisnu.
Lebih lanjut, Wisnu menambahkan bahwa ajang ini juga menjadi sarana pembelajaran dan pertukaran pengalaman dengan berbagai tim rescue dari negara lain, sehingga diharapkan dapat memperkuat praktik keselamatan kerja yang berkelanjutan di lingkungan ANTAM.
Baca Juga: Sejarah Hari Kartini: Dari Surat-surat Sunyi hingga Nyala Perjuangan Perempuan Indonesia
ANTAM senantiasa menempatkan aspek keselamatan, kesehatan kerja, dan lingkungan sebagai bagian integral dari operasional perusahaan.
Upaya peningkatan kapasitas tim tanggap darurat menjadi salah satu langkah strategis dalam memastikan keberlangsungan operasional yang aman dan bertanggung jawab.
Melalui partisipasi ini, ANTAM berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan standar keselamatan pertambangan sekaligus mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.***
Artikel Terkait
TKA SD 2026 Segera Digelar: Bukan Ujian Kelulusan, Tapi Peta Baru Kualitas Pendidikan Dasar
Bank Dunia Minta Maaf, S&P Pertahankan Rating: Purbaya Ungkap Kekuatan Ekonomi Indonesia 2026
Lebih dari 20 Kapal Tembus Selat Hormuz di Tengah Ketegangan AS–Iran, Tanker LPG Tujuan Indonesia Ikut Melintas
KTP Hilang? Begini Cara Mengurus e-KTP Baru dengan Mudah dan Gratis di Dukcapil
Sinopsis Dukun Magang, Horor Komedi Dunia Modern dan Mistis
Jemaah Haji Wajib Tahu! Arab Saudi Larang Bawa Kompor Gas ke Hotel Madinah Saat Musim Haji
Perjalanan Karier Nadin Amizah: Dari Cover Instagram hingga Rilis Album Selamat Ulang Tahunyang Viral