TKA SD 2026 Segera Digelar: Bukan Ujian Kelulusan, Tapi Peta Baru Kualitas Pendidikan Dasar

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Senin, 20 April 2026 | 19:59 WIB
Ilustrasi Tes Kompetensi Akademik SD 2026 segera digelar (Pinterest @diarysia)
Ilustrasi Tes Kompetensi Akademik SD 2026 segera digelar (Pinterest @diarysia)

TITIKTEMU.CO - Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik untuk jenjang Sekolah Dasar pada tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada akhir April sebagai bagian dari kebijakan evaluasi pendidikan nasional yang dirancang untuk mengukur kemampuan dasar siswa seperti literasi membaca, numerasi, serta pemahaman konsep pembelajaran secara lebih terstruktur.

Sehingga pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kualitas proses belajar di tingkat pendidikan dasar di seluruh Indonesia.

TKA 2026: Cara Baru Mengukur Kemampuan Siswa

Tes Kompetensi Akademik atau TKA hadir sebagai instrumen evaluasi baru dalam sistem pendidikan nasional.

Berbeda dengan ujian konvensional yang sering dianggap sebagai penentu kelulusan, TKA lebih berfokus pada pemetaan kemampuan siswa.

Melalui tes ini, pemerintah ingin mengetahui sejauh mana siswa memahami materi inti yang telah dipelajari selama masa sekolah dasar.

Baca Juga: Gaji ke-13 ASN Cair Juni 2026: Tanpa Potongan, Ini Rincian Lengkap yang Wajib Kamu Tahu!

Fokus utama penilaian berada pada kemampuan literasi membaca, numerasi, serta pemahaman konsep dasar yang menjadi fondasi penting bagi pembelajaran di jenjang pendidikan selanjutnya.

Dengan pendekatan ini, hasil ujian tidak hanya menghasilkan angka, tetapi juga memberikan gambaran nyata mengenai kondisi proses belajar mengajar di sekolah.

Bukan Penentu Kelulusan, Melainkan Alat Evaluasi

Pemerintah menegaskan bahwa TKA tidak dirancang sebagai ujian kelulusan.

Sebaliknya, tes ini menjadi alat evaluasi untuk melihat efektivitas sistem pendidikan yang berjalan.

Baca Juga: Baru Dilantik, Langsung Terseret Kasus: DPR Syok Usai Ketua Ombudsman Hery Susanto Jadi Tersangka

Hasil asesmen nantinya akan dimanfaatkan sebagai bahan analisis bagi pengambil kebijakan untuk memperbaiki metode pembelajaran, meningkatkan kualitas kurikulum, serta memperkuat sistem pendidikan nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X