Cita-cita Jadi Kiai Pupus: Tragedi NS di Sukabumi dan Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:05 WIB
Ayah kandung NS, anak 12 tahun yang meninggal diduga karena dianiaya ibu tiri, bercita-cita ingin menjadi seorang kiai.  (Instagram/abubhakirkeita)
Ayah kandung NS, anak 12 tahun yang meninggal diduga karena dianiaya ibu tiri, bercita-cita ingin menjadi seorang kiai. (Instagram/abubhakirkeita)

Ia teringat momen terakhir saat memberi uang saku Rp50 ribu untuk bekal kembali ke pesantren. Bagi NS, uang itu sederhana namun penuh arti.

Sang ayah menyebut anaknya terlihat bahagia saat menerimanya.

Menurut Anwar, sebelum masuk SMP, NS masih tinggal serumah.

Setelah itu ia mulai mondok dan menempuh pendidikan agama dengan tekun.

Harapan besar yang disematkan pada anaknya kini berubah menjadi duka mendalam.

Baca Juga: Saat Menteri Tantang Ritel Raksasa: Kopdes Merah Putih Disiapkan Jadi Tuan Rumah di Desa

Harapan Keadilan Ditegakkan

Terkait dugaan penganiayaan yang menyeret nama istrinya, Anwar menegaskan kasus ini harus diselesaikan melalui jalur hukum.

Ia berharap jika terbukti bersalah, pelaku mendapat hukuman setimpal.

Baginya, negara adalah negara hukum dan setiap perbuatan harus dipertanggungjawabkan.

Anwar juga mengungkap bahwa dugaan kekerasan pernah terjadi sebelumnya.

Ia sempat melaporkan istrinya ke polisi sekitar satu tahun lalu.

Namun saat itu ia memilih memaafkan setelah ada permohonan maaf dan surat pernyataan.

Laporan tersebut disebut belum dicabut.

Fakta ini kini kembali menjadi perhatian publik karena sebelumnya sudah ada sinyal kekerasan yang sempat dilaporkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Instagram @sukabumi.plus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X