Ali bin Abi Thalib dan Keitimewaan Gelar Karramallahu Wajhah yang Disandangnya

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Sabtu, 21 Februari 2026 | 15:05 WIB
Gelar Ali bin Abi Thalib dan Keitimewaan Gelar Karramallahu Wajhah yang Disandangnya. (Istimewa)
Gelar Ali bin Abi Thalib dan Keitimewaan Gelar Karramallahu Wajhah yang Disandangnya. (Istimewa)

TITIKTEMU.CO - Nama Ali bin Abi Thalib selalu disebut dengan penuh hormat dalam sejarah Islam. Dia bukan sekadar sahabat Nabi SAW, tapi juga sepupu sekaligus menantu.

Dalam perjalanan dakwah Islam, sosok Ali dikenal sebagai figur pemberani, cerdas, dan memiliki akhlak yang luhur. Gelar Karramallahu Wajhah pun disematkan kepadanya.

Umat Islam kerap mengucapkannya setelah menyebut nama Ali. Namun, apa sebenarnya makna gelar tersebut dan mengapa hanya Ali yang mendapatkannya?

Baca Juga: Kisah Muawiyah bin Muawiyah al-Muzani, Sahabat Nabi yang Disalatkan 70.000 Malaikat

Makna Gelar Karramallahu Wajhah

Secara bahasa, “Karramallahu Wajhah” berarti “Semoga Allah memuliakan wajahnya.” Gelar ini bukan sekadar ungkapan biasa, tapi simbol penghormatan khusus atas kemuliaan pribadi Ali.

Para ulama menjelaskan gelar ini diberikan karena Ali tidak pernah menyembah berhala sepanjang hidupnya.

Diketahui, pada masa Arab sebelum Islam, praktik penyembahan berhala sangat umum. Banyak tokoh Quraisy yang baru meninggalkan tradisi tersebut setelah masuk Islam.

Baca Juga: Rahasia Jasad Abu Thalhah Tetap Utuh: Kisah Puasa, Jihad, dan Cinta Tamu yang Menggetarkan Hati 

Namun berbeda dengan kebanyakan orang pada zamannya, Ali tumbuh dalam lingkungan yang dekat dengan Rasulullah.

Sejak kecil dia berada di bawah asuhan Nabi dan telah mengenal ajaran tauhid. Karena itulah, ia tidak pernah terlibat dalam praktik kemusyrikan.

Inilah salah satu alasan mengapa umat Islam menyematkan gelar Karramallahu Wajhah. Gelar ini mencerminkan keyakinan bahwa wajah Ali terjaga dari perbuatan yang bertentangan dengan Islam.

Selain itu, gelar tersebut juga menggambarkan kemuliaan akhlak dan kesucian hati. Ali adalah pribadi yang rendah hati, menjaga kehormatan,dan memiliki ketakwaan yang tinggi kepada Allah SWT.

Baca Juga: Kisah Julaibib, Terasing di Bumi, Tapi Mulia di Langit 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X