Banjir di Sumatera dan Aceh: 72 Meninggal, Komunikasi Lumpuh

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Jumat, 28 November 2025 | 20:04 WIB
 Banjir di Sumatera dan Aceh: 72 Meninggal, Komunikasi Lumpuh. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)
Banjir di Sumatera dan Aceh: 72 Meninggal, Komunikasi Lumpuh. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

TITIKTEMU.CO - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 72 korban meninggal dunia, dan puluhan lainnya masih dinyatakan hilang akibat banjir dan tanah longsore di Sumatera-Aceh.

Angka ini diperkirakan bisa bertambah karena proses pencarian terus berlangsung di sejumlah lokasi yang aksesnya sulit dijangkau. Data dilaporkan Jumat  28 November 2025.

Sumatera Utara menjadi wilayah dengan jumlah korban jiwa terbanyak. Di Tapabuli Tengah 34 orang meninggal dunia, Tapanuli Selatan 13 korban meninggal dan tiga orang hilang.  

“Total untuk Sumatera Utara korban meninggal 57 orang. Proses pencarian di masih berlangsung karena cuaca masih tidak menentu,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

Baca Juga: Banjir–Longsor Lumpuhkan Sumatera: Menko PMK Gelar Rapat Darurat, Bantuan Dikebut Lewat Udara

Padang dan Padang Pariaman Terdampak Parah

Di Sumatera Barat, bencana juga menimbulkan kerusakan dan korban jiwa. BNPB mencatat empat orang meninggal dunia di Kota Padang dan lima orang di Kabupaten Padang Pariaman.

Hujan deras yang turun tanpa henti sejak beberapa hari terakhir menyebabkan sungai-sungai meluap dan membanjiri permukiman.

Beberapa jalan penghubung antarkabupaten sempat terputus akibat longsor. Pemdan, Basarnas, dan relawan berfokus membuka akses jalan serta melakukan penyisiran.

Baca Juga: Banjir Bandang di Sumut: 48 Orang Meninggal, 88 Masih Hilang, Ribuan Warga Mengungsi

Banjir di Aceh

Aceh juga mengalami dampak signifikan akibat cuaca ekstrem. Dua wilayah yang paling terdampak adalah Kabupaten Bener Meriah dan Gayo Lues.

BNPB melaporkan enam korban meninggal dunia dari dua daerah tersebut. Upaya pencarian masih terus dilakukan untuk menemukan 11 warga yang dilaporkan hilang.

Lokasi-lokasi hilangnya warga berada di kawasan perbukitan yang cukup sulit dijangkau, sehingga tim SAR harus menggunakan peralatan khusus untuk menembus material longsor yang masih labil.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X