BMKG–BNPB Kerahkan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Cegah Banjir Lahar Dingin Semeru

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Jumat, 28 November 2025 | 14:05 WIB
BMKG: Operasi Modifikasi Cuaca Digelar untuk Reduksi Curah Hujan (X.com/infobmkg)
BMKG: Operasi Modifikasi Cuaca Digelar untuk Reduksi Curah Hujan (X.com/infobmkg)

TITIKTEMU.CO - Setelah erupsi Gunung Semeru pada 19 November 2025, sejumlah wilayah di Lumajang menghadapi risiko tinggi banjir lahar dingin dan bencana hidrometeorologi lainnya.

Untuk mengurangi ancaman tersebut, BMKG dan BNPB bergerak cepat dengan menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang berlangsung selama lima hari.

Upaya ini dilakukan sebagai langkah mitigasi agar curah hujan tidak memicu banjir maupun longsor di wilayah rawan.

BMKG melalui Deputi Bidang Modifikasi Cuaca, Tri Handoko Seto, menjelaskan bahwa operasi kali ini fokus pada kawasan hulu di sekitar Semeru.

Tujuannya adalah menurunkan intensitas hujan di area yang rentan banjir lahar dingin akibat tumpukan material vulkanik.

Seto menyebut setiap perkembangan cuaca dipantau harian.

Jika terdeteksi potensi hujan lebat, tim OMC akan bergerak cepat untuk mengintervensi awan sebelum mencapai wilayah kritis. “Dengan hujan yang lebih terkendali, peluang terjadinya lahar dingin dapat ditekan,” ujarnya.

Baca Juga: BLT Kesra Rp 900 Ribu Cair Lagi! Begini Cara Cek Status Bantuan Hanya Modal KTP 

Analisis Cuaca: Pertumbuhan Awan Menguat di Jawa Timur

Langkah OMC didasari analisis meteorologi yang menunjukkan adanya peningkatan pembentukan awan hujan di Jawa Timur.

Indikator Outgoing Longwave Radiation (OLR) bernilai negatif pada 30 November–2 Desember 2025 menjadi tanda pertumbuhan awan cukup masif.

Selain itu, BMKG mencatat adanya aktivasi Gelombang Rossby Equator serta fenomena Low Frequency di sebagian besar wilayah Jatim.

Kondisi ini bertepatan dengan masuknya musim hujan, sementara material erupsi Semeru masih menumpuk di aliran sungai dan lereng gunung, sehingga risiko bencana lanjutannya semakin tinggi.

Pelaksanaan OMC: Intervensi Awan Sejak Masih di Udara

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: infoBMKG

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X