TITIKTEMU.CO - Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra Utara semakin memilukan. Hingga Jumat 28 November 2025, jumlah korban jiwa mencapai 48 orang, sementara 88 warga dinyatakan hilang.
Menurut data terbaru Polda Sumatra Utara, total 212 warga menjadi korban banjir, terdiri atas 48 meninggal dunia, 81 luka-luka, dan 88 hilang. Selain itu, sedikitnya 1.168 warga terpaksa mengungsi.
“Kami juga terus memperbarui data karena sejumlah wilayah masih terisolasi dan terkendala cuaca ekstrem,” kata Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan.
Baca Juga: Banjir dan Longsor di Tapanuli Selatan, 15 Tewas, Ribuan Warga Mengungsi
221 Kejadian Bencana dalam Beberapa Hari
Sejak curah hujan ekstrem melanda, Polda Sumut mencatat 221 kejadian bencana di berbagai kabupaten dan kota. Bencana ini meliputi banjir, tanah longsor, angin puting beliung, hingga pohon tumbang.
Dua wilayah yang paling banyak terdampak adalah Kabupaten Tapanuli Utara dengan 54 kejadian dan Kabupaten Tapanuli Tengah dengan 44 kejadian.
Di Kabupaten Mandailing Natal, terjadi 12 kejadian bencana meski tidak ada laporan korban jiwa. Namun, sekitar 400 warga harus mengungsi untuk menghindari risiko banjir susulan.
Sementara di Kota Padang Sidempuan, satu warga meninggal dunia dan 120 orang mengungsi. Kondisi lebih buruk terjadi di Kabupaten Pakpak Bharat, dengan 24 kejadian bencana yang menyebabkan dua warga meninggal.
Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah Terparah
Wilayah Tapanuli Selatan menjadi salah satu daerah paling terdampak. Tercatat 90 korban, termasuk 17 meninggal dunia dan 73 luka-luka. Sementara 500 warga terpaksa mengungsi.
Di Tapanuli Tengah, empat warga meninggal dunia dan tiga warga lainnya masih dalam pencarian. Sedangkan di Tapanuli Utara, tercatat total 41 korban dengan rincian sembilan meninggal dunia dan 31 hilang.
Banjir juga berdampak di Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Nias Selatan, Kota Sibolga, Kabupaten Serdang Bedagai, dan Kabupaten Langkat dimana 750 warga mengungsi.
Artikel Terkait
Update Banjir Bali: 18 Orang Meninggal, Ratusan Titik Masih Terendam
Banjir Bali: Satu Keluarga di Badung Hilang Terseret Arus, Pencarian Masih Berlangsung
Wapres Gibran Tinjau Pengungsi Banjir Bali, Pastikan Perbaikan Rumah dan Sekolah Segera Dilakukan
Puan Maharani Desak Pemerintah Segera Tangani Banjir Besar di Bali
Banjir dan Longsor Terjang Sukabumi, 1.800 Warga Terdampak: BPBD Sebut Salah Satu yang Terbesar Tahun Ini