Ia juga menemukan indikasi manipulasi barcode di SPBU. Ada kendaraan yang bisa memakai dua hingga tiga barcode berbeda, memungkinkan pembelian BBM subsidi berkali-kali.
“Satu mobil bisa punya dua sampai tiga barcode, jenisnya pun sama,” imbuhnya.
Baca Juga: Jejak Uang Gelap di Balik Pembangunan RSUD Kolaka Timur: Tiga Tersangka Baru Masuk Jeruji
DPR Dorong Pelibatan TNI–Polri untuk Pengawasan di Lapangan
Melihat pola kecurangan yang semakin rumit, Syarif meminta agar TNI dan Polri turut dilibatkan di daerah rawan penyelewengan.
Ia yakin kehadiran aparat dapat menertibkan situasi dalam waktu singkat.
“Kalau ada petugas TNI dan Polri diturunkan, biasanya satu bulan saja sudah tertib,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pengawasan ketat perlu dilakukan agar kelangkaan BBM akibat praktik curang dapat dicegah sedini mungkin.
Peringatan Keras Soal Lobi Ilegal Penambahan Kuota BBM
Di akhir rapat, Syarif mengingatkan adanya pihak swasta yang mencoba melobi DPR untuk meminta tambahan kuota BBM.
Ia menegaskan bahwa hanya pemerintah daerah—bupati, wali kota, atau gubernur—yang berwenang mengajukan permintaan tersebut.
“Yang berhak meminta tambahan kuota itu pemerintah daerah, bukan pelaku usaha,” ujarnya.
Ia meminta agar tidak ada pihak swasta yang mencoba “menyelonong” ke Komisi VII demi mendapatkan pasokan tambahan.***
Artikel Terkait
Kembali ke Kampus sebagai Dosen, Gaya Santai Raditya Dika di Kelas UI Bikin Mahasiswa Heboh
Jejak Digital yang Membuka Luka: Motif Kelam Ayah Tiri di Balik Hilangnya Alvaro
18 Hari di Bioskop, Film Pangku Meledak, Setengah Juta Penonton Bukti Debut Reza Rahadian
Jejak Uang Gelap di Balik Pembangunan RSUD Kolaka Timur: Tiga Tersangka Baru Masuk Jeruji
Dari Penonton Setia Jadi Dono: Transformasi Tak Terduga Desta di Warkop DKI Reborn 5
PSSI Tegaskan Move On: Shin Tae-yong Tak Masuk Daftar, Fokus ke 5 Calon Pelatih Baru
Panel Surya Terapung: Solusi Energi Masa Depan atau Ancaman Baru bagi Ekosistem Air?
Agak Laen 2: Menyala Pantiku Tayang 27 November, Bakal Sesukses Musim Pertama?
Duduk Perkara Gonjang-ganjing Nahdlatul Ulama, Upaya Pemakzulan Ketua PBNU Gus Yahya
Jejak Kelam Ayah Tiri dan Tragisnya Akhir Hidup Alvaro