Para peziarah harus menaiki ratusan anak tangga batu untuk mencapai puncak kompleks makam yang dikelilingi pepohonan rindang dan udara yang sejuk.
Pemakaman PB XIII di Imogiri tidak hanya menjadi upacara adat, tapi juga momen bersejarah bagi Keraton Surakarta. Sekaligus simbol kesinambungan budaya Mataram Islam yang telah berusia lebih dari tiga abad.***
Artikel Terkait
Raja Solo Sinuhun Pakubuwono XIII Wafat, Keraton Surakarta Berduka
Raja Surakarta Paku Buwono XIII, 21 Tahun Bertahta yang Penuh Konflik
Paku Buwono XIII Dimakamkan di Imogiri Rabu 5 November, Sebelumnya Dikirab Menuju Loji Gandrung
Mengenal Makam Imogiri, Peristirahatan Terakhir Raja-raja Mataram Islam Sejak Sultan Agung