Asuransi Syariah di Ujung Tantangan: Antara Bertahan, Merger, dan Mencari Napas Baru di Tengah Regulasi Ketat

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Kamis, 30 Oktober 2025 | 14:45 WIB
Pakar asuransi syariah, Erwin Noekman, ST, MBA, menilai industri asuransi syariah di Indonesia tengah menghadapi ujian besar di tengah tekanan persaingan dan regulasi ketat.  (Dok. UINSU)
Pakar asuransi syariah, Erwin Noekman, ST, MBA, menilai industri asuransi syariah di Indonesia tengah menghadapi ujian besar di tengah tekanan persaingan dan regulasi ketat. (Dok. UINSU)

Erwin menegaskan, tidak ada formula tunggal untuk seluruh perusahaan.

Masing-masing entitas harus menyesuaikan strategi dengan kemampuan internalnya.

Kombinasi merger selektif, rights issue, dan efisiensi operasional dapat menjadi jalan tengah menuju pemenuhan modal pada 2026 dan klasifikasi KPPE pada 2028.

“Transformasi tidak bisa asal jalan. Harus dimulai dengan analisis risiko, perencanaan matang, dan komunikasi terbuka dengan regulator serta pemegang polis,” tutur Erwin.

Jika dirancang dengan visi jangka panjang, reformasi industri asuransi syariah ini bukan sekadar respons terhadap regulasi, melainkan lompatan menuju ekosistem keuangan yang lebih kuat, transparan, dan berkelanjutan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X