Heboh Pertalite Bikin Motor Brebet: Salah BBM atau Ada Masalah Lain? Begini Respons Pemerintah!

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Rabu, 29 Oktober 2025 | 21:35 WIB
Kementerian ESDM dan Pertamina investigasi soal Pertalite di Jawa Timur.  (Unsplash/aldrinrachmanpradana)
Kementerian ESDM dan Pertamina investigasi soal Pertalite di Jawa Timur. (Unsplash/aldrinrachmanpradana)

TITIKTEMU.CO - Belakangan ini media sosial ramai oleh keluhan masyarakat soal kualitas Pertalite.

Banyak pengendara di beberapa daerah Jawa Timur mengaku motor mereka tiba-tiba brebet, tersendat bahkan mati mendadak setelah mengisi BBM subsidi tersebut.

Kondisi ini tentu memicu keresahan, karena Pertalite adalah bahan bakar yang paling banyak digunakan masyarakat menengah ke bawah.

Menanggapi isu yang semakin melebar, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia akhirnya buka suara.

Ia mengaku langsung turun tangan dan memerintahkan Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) untuk melakukan pengecekan menyeluruh guna memastikan apakah benar ada masalah pada Pertalite.

> "Saya sudah perintahkan Lemigas untuk cek dan segera laporkan hasilnya," kata Bahlil di Minahasa, Sulawesi Utara, Rabu 29 Oktober 2025.

Menurutnya, tim investigasi sudah diterjunkan dan hasil awal diharapkan segera diterima dalam waktu dekat.

Baca Juga: Peta Kuota Haji 2026: Ketimpangan Jumlah Jemaah Antar Provinsi, Kebijakan Adil atau Realita Demografi?

Pemerintah Telusuri Keluhan, Pertamina Siap Bertanggung Jawab

Selain dari Kementerian ESDM, Pertamina juga menyatakan siap menindaklanjuti keluhan ini.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Laode Sulaeman menyebut bahwa Pertamina tidak akan lepas tangan apabila hasil pemeriksaan membuktikan ada kesalahan dari pihak mereka.

> "Kalau memang terbukti ada kesalahan di pihak Pertamina, tentu akan ada langkah tindak lanjut. Semua akan ditangani," ujarnya.

Laode juga menegaskan bahwa BBM seharusnya tidak boleh tercampur air sedikit pun.

Namun, ia tidak menutup kemungkinan bahwa masalah yang dialami konsumen bisa disebabkan faktor lain, seperti kontaminasi saat transportasi atau penyimpanan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X