Di Balik Gaya Bicara Penuh Ledakan Purbaya, Strategi Komunikasi Politik atau Bumerang Publik?

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Selasa, 28 Oktober 2025 | 11:30 WIB
Menyoroti gaya komunikasi Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa yang kini dinilai meningkatkan kepercayaan publik.  (Instagram.com/@purbayayudhi_official)
Menyoroti gaya komunikasi Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa yang kini dinilai meningkatkan kepercayaan publik. (Instagram.com/@purbayayudhi_official)

TITIKTEMU.CO - Sebagai Menteri Keuangan, nama Purbaya Yudhi Sadewa kembali mencuri perhatian publik.

Bukan hanya karena urusan angka-angka fiskal atau strategi ekonomi nasional, tetapi karena gaya komunikasinya yang blak-blakan, ceplas-ceplos, bahkan kerap dianggap “tanpa rem”.

Sebagian menyebutnya berani, sebagian lain menilainya terlalu agresif.

Namun Purbaya memiliki sudut pandang sendiri: semua ucapannya bukan sekadar emosi, melainkan bersandar pada data.

Baca Juga: Game Over Buat Mafia Balpres: Purbaya Siapkan Hukuman Sadis, Blacklist Seumur Hidup

Dipuji Berani, Dikritik Tidak Diplomatis

Komentar Purbaya sering kali dianggap terlalu lugas untuk ukuran pejabat negara.

Kritik keras pernah datang dari Hasan Nasbi, mantan pejabat komunikasi pemerintah, yang menilai gaya komunikasi seperti itu bisa menimbulkan kesan kurang solid di kalangan pejabat negara.

Namun Purbaya menepis anggapan tersebut.

Ia menegaskan bahwa setiap pernyataannya sudah diperhitungkan—bukan asal bicara.

Menurutnya, tugas pemimpin bukan hanya bicara aman, tapi menyampaikan realitas apa adanya.

> “Saya ukur dulu dampaknya ke kepercayaan publik. Saya tidak berbicara tanpa dasar,” tegasnya.

Survei Jadi Pegangan, Publik Jadi Tolak Ukur

Purbaya mengungkapkan bahwa ia rutin memantau hasil survei untuk melihat apakah kebijakan pemerintah diterima masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X