Profil Glenny Kairupan: Dari Pilot Helikopter Hingga Jadi Direktur Utama Garuda Indonesia 2025

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Senin, 27 Oktober 2025 | 21:09 WIB
Mengintip cerita Dirut Baru Garuda Indonesia, Glenny Kairupan yang mengungkap perjalanan kariernya terinspirasi AM Hendropriyono. (Kilat.com)
Mengintip cerita Dirut Baru Garuda Indonesia, Glenny Kairupan yang mengungkap perjalanan kariernya terinspirasi AM Hendropriyono. (Kilat.com)

TITIKTEMU.CO – Maskapai nasional Garuda Indonesia kini resmi memiliki nakhoda baru. Letjen TNI (Purn) Glenny Kairupan ditunjuk sebagai Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 15 Oktober 2025.

Penunjukan ini menandai babak baru dalam perjalanan hidup seorang perwira yang telah malang melintang di dunia militer, intelijen, dan bisnis pertahanan, sebelum akhirnya dipercaya memimpin salah satu ikon penerbangan Indonesia.

Bagi Glenny, jabatan ini bukan hanya posisi strategis, tetapi juga perwujudan mimpi lama yang tertunda. Dalam acara syukuran di Kraton Majapahit, Jakarta, Jumat (24/10/2025), ia mengungkapkan bahwa menjadi bagian dari Garuda Indonesia adalah impian masa mudanya.

Baca Juga: 25+ Ucapan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2025 yang Inspiratif, Penuh Semangat, dan Cocok untuk Caption Media Sosial

“Menjadi Direktur Utama Garuda Indonesia adalah impian lama saya. Dulu saya bercita-cita menjadi penerbang Garuda,” ungkap Glenny penuh haru.

Awal Karier: Dari Penerbad TNI AD ke Dunia Intelijen

Perjalanan karier Glenny Kairupan dimulai bukan dari ruang rapat, melainkan dari kokpit helikopter di kesatuan Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad) TNI AD.

Lulusan Lembaga Perhubungan Udara (LPPU) Curug tahun 1975 ini awalnya bercita-cita menjadi pilot sipil Garuda. Namun, takdir membawanya ke jalur pengabdian militer, di mana ia memperoleh lisensi penerbangan dan bertugas mengangkut pasukan di berbagai daerah konflik.

Inspirasi hidupnya banyak dipengaruhi oleh Jenderal (Purn) A.M. Hendropriyono, mentor sekaligus tetangganya semasa kecil di kawasan Petojo, Jakarta. Dari Hendropriyono, ia belajar bahwa ilmu dan pengabdian harus berjalan seiring dalam diri seorang prajurit.

“Saya tak pernah berpikir menjadi jenderal. Saya hanya ingin jadi penerbang agar setelah pensiun bisa terbang di Garuda,” kenangnya.

Baca Juga: Panduan Lengkap Upacara Hari Sumpah Pemuda 2025: Tema, Juknis Resmi, dan Cara Unduh Teks Pidato Menpora

Salah satu pengalaman berkesan Glenny adalah saat bertugas di Timor Timur, di mana ia pernah menerbangkan helikopter yang mengangkut Prabowo Subianto, yang kala itu menjabat sebagai Letjen TNI. Dari momen itu, terjalin hubungan baik antara keduanya yang berlanjut hingga kini.

Meniti Jejak di Dunia Intelijen dan Pendidikan Pertahanan

Setelah penugasannya di Timor Timur, Glenny memutuskan untuk memperdalam dunia intelijen dengan bergabung di Badan Intelijen Strategis (BAIS) ABRI.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X