> “Kadang perlu keputusan yang tegas. Dan ya, mungkin terdengar keras, tapi hasilnya terasa. Kepercayaan publik kembali stabil,” tegasnya.
Ekonomi dan Kepercayaan Publik: Dua Hal yang Tak Terpisahkan
Dalam pemaparannya, Purbaya menjelaskan bahwa kinerja ekonomi nasional sangat memengaruhi cara masyarakat memandang pemerintah.
Ketika daya beli melemah, masyarakat cenderung kritis.
Ketika ekonomi mulai pulih, tingkat kepercayaan meningkat.
> “Saya terlihat seperti koboi? Mungkin. Tapi tugas saya jelas: menjaga kepercayaan publik. Dan itu mandat langsung dari Presiden,” ujarnya.
Bantahan Isu Tak Sejalan dengan Kabinet
Menepis tudingan bahwa dirinya “jalan sendiri”, Purbaya menegaskan bahwa setiap kebijakan dan pernyataan yang ia keluarkan sudah mendapat restu dari Presiden Prabowo.
> “Saya bukan bergerak atas keinginan pribadi. Saya mewakili Presiden, hanya dengan gaya komunikasi yang mungkin lebih to the point,” katanya.
Ia juga menilai perannya adalah memastikan anggaran negara terserap maksimal untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi—bukan mencampuri urusan kementerian lain.
Kritik dari Hasan Nasbi: Komunikasi Publik Harus Dijaga
Di sisi lain, Hasan Nasbi menilai cara komunikasi antarpejabat negara tidak boleh dilakukan secara terbuka, apalagi saling balas pernyataan di depan publik.
Menurutnya, hal itu memberi kesan pemerintah tidak solid.
> “Kalau beda pendapat, bicarakan di ruang tertutup. Kalau ini dibiarkan, publik akan melihat kabinet terpecah,” kata Hasan dalam kanal YouTube miliknya (24 Oktober 2025).
Artikel Terkait
Diplomasi di Panggung Dunia: Saat Trump Menyebut Nama Prabowo di Hadapan ASEAN
Revolusi Sepak Bola ASEAN: Lahirnya FIFA ASEAN Cup dan Tantangan Baru untuk Kawasan
Drama Kursi Kosong Timnas Indonesia: Nostalgia STY, Eksperimen Kluivert, dan Masa Depan yang Masih Misterius
Sustainable Living: Gaya Hidup Ramah Lingkungan atau Sekadar Gaya Sosial Media?
Beli Mobil Bekas Murah STNK Only, Begini Risikonya
Umrah Mandiri Resmi Dilegalkan, Ini Sederet Pro dan Kontra yang Terjadi
Kembali ke Akar: Ketika Urban Farming Jadi Jalan Hidup Mandiri di Tengah Krisis Ekonomi
Produktif Tanpa Burnout: Seni Menjaga Mental Health di Era Persaingan Kerja
Slow Living di Kedu: Bukan Hanya Melambatkan Langkah, Tapi Juga Menata Ulang Ritme Hidup
Pagi di Wonosobo Selalu Punya Pesonanya Sendiri: Kabut, Roti Bakar, dan Secangkir Kopi