Gaya Bicara Menkeu Dipersoalkan: Klarifikasi Purbaya Yudhi Sadewa Soal Data, Kepercayaan Publik, dan Kritik Hasan Nasbi

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Senin, 27 Oktober 2025 | 20:55 WIB
Menkeu Purbaya tanggapi kritikan dari Hasan Nasbi soal gaya komunikasinya.  (Instagram/menkeuri - YouTube Hasan Nasbi)
Menkeu Purbaya tanggapi kritikan dari Hasan Nasbi soal gaya komunikasinya. (Instagram/menkeuri - YouTube Hasan Nasbi)

TITIKTEMU.CO - Wacana seputar gaya komunikasinya yang dinilai terlalu blak-blakan sempat membuat Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa jadi sorotan publik.

Hal ini bermula dari kritik yang dilontarkan Hasan Nasbi, mantan Kepala PCO, yang menilai gaya bicara Purbaya berpotensi meretakkan soliditas pemerintah serta mengurangi kepercayaan masyarakat.

Menanggapi hal itu, Purbaya tidak hanya memberi komentar balik, tetapi juga membawa data survei kepercayaan publik untuk memperkuat argumennya.

Baca Juga: Diplomasi di Panggung Dunia: Saat Trump Menyebut Nama Prabowo di Hadapan ASEAN

Menjawab Kritik Pakai Data, Bukan Emosi

Dalam konferensi pers di Menara Bank Mega, Jakarta, Senin 7 Oktober 2025, Purbaya menunjukkan hasil survei dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Data tersebut menggambarkan naik turunnya indeks kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Menurut Purbaya:

Tingkat kepercayaan publik sempat turun tajam pada Juli hingga September 2025, bersamaan dengan meningkatnya aksi demonstrasi.

Namun, situasi mulai membaik pada Oktober setelah sejumlah kebijakan ekonomi dikeluarkan pemerintah.

> “Ini datanya jelas, sempat turun, tapi setelah beberapa kebijakan diterapkan, sentimen publik kembali stabil,” ujar Purbaya.

 Baca Juga: Revolusi Sepak Bola ASEAN: Lahirnya FIFA ASEAN Cup dan Tantangan Baru untuk Kawasan

Purbaya mengakui gaya komunikasinya mungkin terlihat keras atau ceplas-ceplos, tapi menurutnya, fokusnya tetap pada pemulihan kepercayaan masyarakat.

Ia menyebut beberapa kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah justru berhasil mengembalikan stabilitas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X