Sustainable Living: Gaya Hidup Ramah Lingkungan atau Sekadar Gaya Sosial Media?

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Senin, 27 Oktober 2025 | 13:30 WIB
Ilustrasi sustainable living atau gaya hidup berkelanjutan semakin populer  (Pinterest @jens_garten)
Ilustrasi sustainable living atau gaya hidup berkelanjutan semakin populer (Pinterest @jens_garten)

TITIKTEMU.CO - Di tengah arus konten sosial media yang serba cepat dan penuh pencitraan, konsep sustainable living atau gaya hidup berkelanjutan semakin sering muncul.

Kita melihat influencer memamerkan sedotan stainless, totebag, skincare ramah lingkungan, bahkan rumah “zero waste”.

Sekilas terlihat mulia, tetapi muncul pertanyaan kritis: apakah ini benar kesadaran lingkungan, atau hanya tren estetik untuk menaikkan engagement?

Baca Juga: Generasi Sandwich dan Strategi Hidup Kekinian: Menabung, Investasi, atau Menyerah?

Apa Sebenarnya Makna Sustainable Living?

Sustainable living adalah cara hidup yang berusaha mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Fokusnya bukan gaya, tapi kesadaran konsumsi dan tanggung jawab terhadap bumi. Konsep ini meliputi:

  • Mengurangi sampah dan penggunaan plastik
  • Memilih produk lokal dan berkelanjutan
  • Menghemat energi dan air
  • Mengutamakan kualitas daripada kuantitas
  • Memperpanjang usia pakai barang

Masalahnya, di era digital hari ini, definisinya sering bergeser.

Sustainable living seolah hanya tentang membeli produk mahal berlabel eco friendly, padahal esensinya justru mengurangi konsumsi, bukan menggantinya dengan konsumsi versi baru.

Baca Juga: Momen Hangat di ASEAN: Sentuhan Kemanusiaan Prabowo yang Mencuri Perhatian Dunia

Between Caring and Clout: Ketika “Peduli Lingkungan” Jadi Gimmick

Tidak sedikit orang yang menerapkan “green lifestyle” hanya untuk konten.

Foto aesthetic dengan gelas bambu atau skincare vegan memang mudah menuai likes.

Namun ironis ketika niat menjaga bumi digantikan kebutuhan validasi digital.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB
X