BPJS Nggak Naik Dulu Sampai 2026: Pemerintah Suntik Dana, Masyarakat Tarik Napas Lega

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Jumat, 24 Oktober 2025 | 18:45 WIB
Menkeu Purbaya pastikan tak ada kenaikan iuran BPJS Kesehatan.  (sawahluntokota.go.id)
Menkeu Purbaya pastikan tak ada kenaikan iuran BPJS Kesehatan. (sawahluntokota.go.id)

TITIKTEMU.CO - Kabar sedikit melegakan datang dari pemerintah: iuran BPJS Kesehatan dipastikan tidak naik sampai pertengahan tahun 2026.

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, di tengah kekhawatiran publik soal wacana kenaikan iuran layanan kesehatan nasional ini.

Baca Juga: Emas Lagi Galau: Setelah Pecahkan Rekor, Harga Dunia Mendadak Terjun dalam Dua Hari – Ada Apa?

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun Demi Menahan Kenaikan Iuran

Purbaya mengungkapkan bahwa pemerintah memberikan injeksi dana segar sebesar Rp20 triliun kepada BPJS Kesehatan agar program jaminan kesehatan tetap berjalan stabil.

> "Kita kasih Rp20 triliun, cukup untuk kebutuhan tahun 2026, minimal sampai pertengahan tahun," ujarnya di kantor Kemenkeu, Kamis 23 Oktober 2025.

Menurutnya, dukungan anggaran ini diberikan untuk menjaga keberlanjutan layanan kesehatan sambil menunggu pemulihan ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Rp 20 Triliun untuk Reset BPJS Kesehatan: Pemerintah Lunasi Beban Tunggakan Peserta

Bukan untuk Tutup Tunggakan Peserta

Menkeu menegaskan bahwa dana Rp20 triliun itu bukan untuk menghapus tunggakan peserta BPJS Kesehatan, tapi murni digunakan untuk kebutuhan operasional 2026.

> “Tidak ada hubungan dengan tunggakan. Ini untuk mengajak kembali masyarakat yang dulu sempat keluar dari sistem agar bisa aktif lagi,” tegasnya.

 Baca Juga: Polemik Dana APBD Mengendap di Bank: Purbaya Yudhi Sadewa dan Dedi Mulyadi Saling Klarifikasi

Kenaikan Iuran Masih Ditahan, Menunggu Ekonomi Pulih

Soal kemungkinan penyesuaian iuran BPJS Kesehatan, Purbaya menegaskan bahwa kondisi ekonomi masyarakat adalah pertimbangan utama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X