Beberapa waktu kemudian, tepatnya 5 Agustus 2016, Kamid dan Tarman kembali bertemu di Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar.
Dalam pertemuan itu, Tarman menjanjikan imbalan Rp3 triliun kepada Kamid jika mau membantu biaya operasional transaksi pedang tersebut.
Tergiur janji besar itu, Kamid akhirnya menyerahkan uang sekitar Rp240 juta secara bertahap, baik tunai maupun melalui transfer. Namun, janji manis tersebut tidak pernah terbukti benar.
Gunakan Surat Palsu dan Alasan Perizinan Fiktif
Agar terlihat meyakinkan, Tarman membuat dokumen palsu seolah-olah berasal dari bank dan instansi pemerintah. Ia bahkan sempat mengajak Kamid ke sejumlah kantor bank di Yogyakarta, Solo, dan Wonogiri, berpura-pura menunggu pencairan dana penjualan pedang.
Baca Juga: Pendaki Ditemukan Tewas di Dekat Puncak Gunung Gawalise, Evakuasi Terhambat Medan Ekstrem
Untuk menunda waktu, Tarman berdalih bahwa proses penjualan pedang membutuhkan izin dari PPATK, Kantor Pajak, dan Balai Purbakala.
Padahal, seluruh surat yang ia tunjukkan kepada korban tidak pernah valid.
Pada akhirnya, tak ada pedang yang terjual, tak ada pembeli, dan janji Rp3 triliun hanya tinggal omong kosong.
Viral Usai Menikah dengan Mahar Rp3 Miliar
Setelah menjalani hukuman penjara, nama Tarman kembali viral pada Oktober 2025 usai menikah di Pacitan dengan mahar senilai Rp3 miliar.
Video pernikahannya dengan sang istri beredar luas di media sosial, memicu kehebohan di kalangan warganet yang penasaran dengan latar belakang kehidupannya.
Sejumlah netizen kemudian menggali rekam jejak Tarman dan menemukan bahwa ia pernah terlibat kasus penipuan pedang samurai bernilai triliunan.
Hingga kini, publik masih ramai membahas kisah hidupnya yang penuh misteri dari penipuan besar hingga kisah cinta yang kembali viral.***
Artikel Terkait
Hotman Paris: Tak Ada Kerugian Negara, Kasus Nadiem Makarim Dinilai Aneh dan Tanpa Bukti Kuat
Menkeu Purbaya Sebut Belum Ada Pembahasan Soal Rencana Pembangunan Ulang Ponpes Al Khoziny Gunakan APBN
Firnando Ganinduto: Reklamasi Tambang BUMN Harus Nyata, Bukan Sekadar Laporan di Atas Kertas
Anies Baswedan Soroti Lonjakan PHK di Indonesia: Ribuan Pekerja Jatuh ke Sektor Informal, Negara Harus Hadir
Pendaki Ditemukan Tewas di Dekat Puncak Gunung Gawalise, Evakuasi Terhambat Medan Ekstrem
Utang Pemerintah Tembus Rp9.138 Triliun, Kemenkeu Pastikan Masih Aman dan Terkendali
Statistik Patrick Kluivert Bersama Garuda: Dari Euforia ke Kenyataan Pahit Kualifikasi Piala Dunia 2026