Kesalahan ini sering terjadi ketika token yang dimasukkan tidak sesuai dengan yang diterima melalui email.
Solusi:
- Salin dan tempel (copy-paste) token dari email untuk menghindari kesalahan pengetikan.
- Pastikan tidak ada spasi tambahan di awal atau akhir token saat memasukkannya.
- Jika token tetap tidak diterima, ulangi pengiriman token melalui aplikasi Coretax.
4. File Ekstensi .XTD Tidak Terbuka
Coretax menggunakan file dengan ekstensi khusus, yaitu .XTD, untuk pelaporan SPT.
Masalah umum adalah file ini tidak dapat dibuka karena pengguna belum memiliki aplikasi viewer yang sesuai.
Solusi:
- Unduh dan instal aplikasi viewer yang direkomendasikan oleh DJP.
- Pastikan perangkat Anda memenuhi spesifikasi minimal untuk menjalankan aplikasi tersebut.
- Jika file tetap tidak terbuka, unduh ulang file .XTD dari sistem untuk memastikan tidak ada kerusakan file.
5. Koneksi Internet Tidak Stabil
Stabilitas internet sangat penting selama proses pengisian dan pengiriman SPT.
Gangguan koneksi dapat menyebabkan pengiriman gagal atau data tidak tersimpan dengan baik.
Solusi:
- Pastikan Anda menggunakan jaringan internet yang stabil.
- Jika memungkinkan, hindari penggunaan jaringan publik yang mungkin tidak aman.
- Simpan data secara berkala untuk mencegah kehilangan informasi akibat koneksi terputus.
Baca Juga: Jangan Terlambat Lapor SPT bila Tak Ingin kena Sanksi Denda Hingga Pidana.
Tips Menghindari Kendala
Berikut beberapa tips untuk menghindari kendala pelaporan SPT Tahunan:
Artikel Terkait
Batas Akhir SPT Wajib Pajak Orang Pribadi 31 Maret, Begini Cara Lapornya
Jangan Terlambat Lapor SPT bila Tak Ingin kena Sanksi Denda Hingga Pidana.
Lapor SPT Online, Wajib Pajak Harus Tahu 3 Jenis Formulir SPT Tahunan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi
Ini Jadwal Pemutihan Pajak, Prosedur, dan Daerah yang Menerapkannya. Jangan Telat Ada Yang Berakhir Bulan Ini
Horree! Catat Program Bebas Denda Pajak Kendaraan Bermotor Jateng 2023. Simak jadwal dan Syarat Lengkapnya