Menyelami Kelamnya G30S/PKI, Sederet Fakta Sejarah dan Transisi Kekuasaan Presiden RI Setelahnya

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Selasa, 1 Oktober 2024 | 14:21 WIB
Potret Monumen Pancasila di Jakarta (Potret MoInstagram.com/@monumenpancasilasakti)
Potret Monumen Pancasila di Jakarta (Potret MoInstagram.com/@monumenpancasilasakti)

 

TITIKTEMU.CO - Pada 30 September 2024, Indonesia memperingati peristiwa kelam yang dikenal sebagai Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI).

Peristiwa kelam ini menyebabkan tujuh perwira tinggi militer Indonesia wafat dibunuh dalam pemberontakan G30S/PKI.

Suatu peristiwa yang menggoreskan luka mendalam bagi sejarah di Indonesia itu juga dikenang masyarakat Indonesia, dengan mendirikan Monumen Pancasila di Jakarta, sebagai simbol peringatan keberhasilan membasmi G30S/PKI.

Baca Juga: Download Nonton Film Peristiwa G30S/PKI Dimana? Film yang Menceritakan Sejarah Kelam Indonesia

Untuk menyelami lebih dalam tentang peristiwa bersejarah ini, mari menilik fakta-fakta yang terjadi hingga meletusnya peristiwa G30S/PKI.

Peristiwa Selewat Malam

Peristiwa G30S/PKI atau dikenal juga dengan Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh) merupakan peristiwa yang terjadi ‘selewat malam’, pada tanggal 30 September sampai 1 Oktober 1965 silam.

Kala itu, tujuh perwira tinggi militer Indonesia yang dibunuh dalam usaha kudeta yang dilakukan oknum Partai Komunis Indonesia (PKI) terhadap pemerintahan Soekarno.

Baca Juga: Hilgers dan Reijnders Resmi Jadi WNI, Siap Bela Merah Putih

Kelompok PKI kala itu dikenal sebagai partai komunis terbesar di seluruh dunia, di luar Tiongkok dan Uni Soviet.

Gerombolan Anggota PKI

Menurut catatan sejarah, PKI memiliki anggota yang melakukan pergerakan di berbagai lini organisasi di Indonesia, pada tahun 1965.

Salah satunya, PKI mengontrol pergerakan serikat buruh yang mencapai 3,5 juta anggota, dan pergerakan ‘Barisan Tani Indonesia’ sebanyak 9 juta anggota.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: kemlu, Google Books: Mengenal Indonesia (2019, Gestapu 65

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X