Baca Juga: Kuliner Sego Pedes Tempe Semangit Khas Wedarijaksa Pati
“Bisa dimakan langsung setelah dicampur dan dibungkus daun pisang. Atau lebih enak pakai santan kelapa,” beber Mbah Jumput.
Mbah Walmin menambahkan, di hari biasa ia bisa memproduksi 120 bungkus untuk dijual di sejumlah pasar tradisional di Temanggung.
“Kalau ada pesanan bisa mencapai 1.500 bungkus lebih. Wah, kewalahan kalau ada pesanan banyak, soalnya hanya berdua atau paling dibantu anak-anak,” imbuhnya.
Baca Juga: Wisata Bukit Seribu Besek Purworejo, Melihat Waduk Bener dari Ketinggian
Bukan hanya itu, Desa Wisata “Trah Aji” juga terkenal dengan keindahan alam yang ijo royo-royo. Terdapat sejumlah sendang, di antaranya Sendang Sidhukun satu dan dua, Sendang Lanangan, dan Sendang Wedokan.
Yang tak boleh dilewatkan, pengunjung mesti menikmati kuliner di pasar jajan tradisional yang diselenggatakan tiap Minggu Legi dan Pahing, di Sendang Sidhukun dua.
Wisatawan bisa outbound, sekaligus belajar membuat wayang welat, sebuah kreasi wayang dari bahan bambu limbah kerajinan keranjang tembakau.
Baca Juga: Desa Ponggok, Dulu Miskin Kini Berpendapatan Belasan Milyar Rupiah. Ini Asal Penghasilannya
“Paket wisata juga ada untuk seni budaya Desa Traji, seperti tari dan wayang welat. Paket lain ada edukasi pertanian,” terang Sekretaris Desa (Carik) Traji, Karyanto.
Menurutnya, sebagai daya tarik andalan, Desa Traji juga menggelar acara tradisi tahunan seperti Nyadran dan Suran Traji. Tak berlebihan, jika Suran Traji yang digelar pada malam sura dilakukan secara khusyuk dan sakral.
Karyanto menceritakan, tradisi Suran Traji merupakan wujud rasa syukur warga atas segala limpahan Rahmat dan air yang mencukupi kehidupan di desanya.
Baca Juga: Menikmati Bubur Suro Khas Ramadhan Peninggalan Sunan Bonang di Tuban
“Acara dimulai dari kirab. Di sini Pak Lurah bersama istri didandani bak pengantin, dikirab dari balai desa menuju Sendang Sidhukun satu. Di belakangnya rombongan yang membawa gunungan hasil bumi, kepala kambing yang sudah dimasak, ingkung ayam dan makanan lainnya,” paparnya.
Artikel Terkait
Masjchun Sofwan Awards, Apresiasi Bagi Masyarakat Temanggung Peduli Lingkungan Hidup
Temanggung Siap Jadi Sentra Cabai di Jateng
Ratusan Seniman Temanggung Ikuti Vaksinasi Dengan Kostum Panggung
Minum Kopi Gratis, Pasar Kliwon Temanggung Diserbu Pedagang dan Pengunjung Pasar
Yuk, belajar Tentang Kopi di Sekolah Kopi Gemawang di Temanggung
Menikmati Bakso Lombok Uleg Khas Temanggung
PT KAI Daop 6 Bantu Bibit Pohon untuk Penghijauan Sabuk Gunung Temanggung
Lagi Otw ke Tuban? Jangan Lupa Nyoba Becek Mentok Mbak Win
Sate Al Mubarok Bojonegoro: Menu Sate Kambing dengan Nasi Warna-warni
Kuliner Kremes Mas Bekti Ceper Klaten, Racikan Kremesnya Empuk dan Nendang