TITIKTEMU.CO TEMANGGUNG – Mengunjungi Desa Traji Kecamatan Parakan Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah sekilas terlihat biasa.
Tetapi jika diamati seksama desa ini sebenanya menyimpan keindahan alam hingga keunikan kuliner tradisionalnya, sehingga pantas bila disebut sebagai salah satu desa wisata.
Baca Juga: Resep Nusantara: Empal Gentong Kuliner Khas Cirebon, Kuah Melimpah, Menambah Gairah untuk Nambah
Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Cuti Lebaran 29 April dan 4-6 Mei 2022, Ini Pernyataan Lengkap Presiden Jokowi
Di desa yang berjarak 17 kilometer dari pusat Kota Temanggung ini, yang wajib dinikmati adalah jenang gempol.
Jajanan ini tidak mudah didapat di daerah lain, sebab kuliner berbahan tepung beras ini hanya dibuat oleh satu keluarga di desa itu.
Baca Juga: Cari Kerja? Kuliah di Poltekpar Dulu, Lulusannya Terserap Industri dan Mampu Ciptakan Lapangan Kerja
Hingga saat ini, pembuatan jenang gempol masih terjaga dan turun temurun. Tak berlebihan jika ada sensasi yang berbeda saat menyantap kuliner ini.
Pasangan suami-istri Mbah Walmin (70) dan Mbah Jumput (68), yang saat ini masih memproduksi jajanan ini. Kemampuannya itu diturunkan ke anak-cucunya.
“Iya, jenang gempol hanya dibuat di keluarga ini. Tidak ada yang lain. Saya juga diajari orang tua dulu, dan sekarang saya tularkan ke anak dan cucu,” ujar Mbah Jumput saat ditemui di kediamannya Desa Traji RT 8 RW 4 Temanggung, seperti dikutip TITIKTEMU.CO dari laman Pemprov Jateng.
Baca Juga: Lewat film Fritzchen Joko Anwar Debut Sutradara Hollywood
Jenang gempol, jelas Mbah Jumput, terbuat dari tepung beras. Caranya, beras digiling halus, lalu dikukus dan diaduk kemudian dibuat gempol membulat besar. Selanjutnya dibentuk menjadi bulat kecil-kecil.
“Nah, itu kemudian buat jenangnya pakai tepung beras diberi gula merah. Jenang yang sudah jadi diberi gempol dan dibungkus dengan daun pisang,” tuturnya.
Ditambahkan, jenang gempol bisa disantap langsung, atau lebih nikmat dicampur dengan santan kelapa. Kekhasan rasa sajian itu akan membuat orang terus kangen.
Artikel Terkait
Masjchun Sofwan Awards, Apresiasi Bagi Masyarakat Temanggung Peduli Lingkungan Hidup
Temanggung Siap Jadi Sentra Cabai di Jateng
Ratusan Seniman Temanggung Ikuti Vaksinasi Dengan Kostum Panggung
Minum Kopi Gratis, Pasar Kliwon Temanggung Diserbu Pedagang dan Pengunjung Pasar
Yuk, belajar Tentang Kopi di Sekolah Kopi Gemawang di Temanggung
Menikmati Bakso Lombok Uleg Khas Temanggung
PT KAI Daop 6 Bantu Bibit Pohon untuk Penghijauan Sabuk Gunung Temanggung
Lagi Otw ke Tuban? Jangan Lupa Nyoba Becek Mentok Mbak Win
Sate Al Mubarok Bojonegoro: Menu Sate Kambing dengan Nasi Warna-warni
Kuliner Kremes Mas Bekti Ceper Klaten, Racikan Kremesnya Empuk dan Nendang