TITIKTEMU.CO SLEMAN - Wisatawan yang berkujung ke Jogja pasti menyempatkan diri untuk mampir dan mencicipi ayam goreng Kalasan. Rasanya yang gurih, empuk dan krispi menambah citarasa ayam goreng ini.
Sejak tahun 1952, ayam goreng Kalasan dengan trademark Ayam Goreng Mbok Berek sangat dikenal masyarakat. Bahkan presiden pertama RI, Soekarno, seperti ditulis laman Pemkab Sleman, pernah mencicipi ayam goreng Kalasan ini. Sejak saat itu masyarakat Kalasan mengikuti jejak Mbok Berek untuk memproduksi ayam goreng ini.
Baca Juga: 7 Bocoran Kehebohan Film SpiderMan No Way Home yang akan Tayang Sepekan Lagi
Baca Juga: Tidak Hanya Gunung Semeru, Ini 7 Gunung Berstatus Waspada di Indonesia
Bermula Dari Mbok Berek
Mbok Berek adalah nama panggilan dari Ibu Ronodikromo, seseorang yang mengenalkan ayam goring dengan rasa khas yang berbeda dengan masakan ayam goreng yang sudah dikenal masyarakat pada saat itu. Untuk mencukupi kebutuhan keluarga, Mbok Berek mendirikan rumah makan kecil, di Padukuhan Candisari Bendan Desa Tirtomartani Kecamatan Kalasan, tepatnya di pinggir jalan Jogja-Solo.
Dari hari kehari, Rumah Makan Mbok Berek kian ramai. Terlebih dengan kunjungan Presiden RI Pertama Ir. Soekarno yang pernah mampir di Rumah Makan Mbok Berek pada tahu 1950an.
Baca Juga: 7 Letusan Gunung Paling Dahsyat & Mematikan di Indonesia
Dengan semakin banyaknya pembeli ayam goreng, maka Mbok Berek memperkerjakan masyarakat Candisari untuk membantu mengolah serta mensajikan ayam goreng kepada konsumen. Pada tahun 1960an, Rumah Makan Mbok Berek mengalami kebangkrutan, yang mengakibatkan banyak masyarakat Candisari tidak lagi bekerja di Rumah Makan Mbok Berek.
Akhirnya, masyarakat yang bekerja di Rumah Makan Mbok Berek tersebut, kemudian memproduksi sendiri ayam goreng yang cita rasanya tidak jauh dari ayam goreng bikinan Mbok Berek. Bahkan ayam goreng produksi Candisari semakin dikenal luas oleh masyarakat sekitar Yogyakarta dan Jawa Tengah, dengan sebutan khas Ayam Goreng Kalasan.
Baca Juga: 7 Gaya Jokowi Saat Bermain Bulu Tangkis Dengan Atlit Nasional
Kremes Jadi Ciri Khas
Menurut salah seorang produsen ayam goreng Kalasan, Ishartono, bahan-bahan yang dipergunakan untuk ayam goreng ini adalah ayam kampung atau ayam petelur afkiran, tepung pati/kanji.
Bumbu yang dipakai dalam ayam goreng ini tidak ada bumbu khusus hanya bawang putih dan garam. Mengapa dipakai tepung kanji dan bukan tepung terigu?
Artikel Terkait
Sleman Turun ke Level 2 PPKM, Dinkes Membolehkan Kumpul-Kumpul dengan Syarat Ini
Puluhan Masjid, Mushola dan Pondok Pesantren Terima Dana Hibah dari Pemkab Sleman
Dukung GISA...Dukcapil Sleman Datangi Lansia dan Disabiltas Caturtunggal Rekam Data Kependudukan
Pemkot Yogya Bikin Posko Vaksinasi di Malioboro. Menyasar Wisatawan dan Para Pedagang
PPKM Jogja Turun Level 2, Wisata di Sleman, Resmi Dibuka
Jadah Tempe Jajanan Khas Sleman, Kegemaran Sri Sultan!