Informasi-informasi itu, juga di perlu diantisipasi pemerintah, kata dr. Hanifah untuk bisa mengetahui lebih banyak mengenai keadaan itu dan penyebabnya.
“Juga pemerintah sudah mengharapkan seluruh Nakes dan fasyankes untuk waspada dan siap untuk menghadapi kasus itu bila timbul dugaan hepatitis akut dan di setiap kabupaten kota sudah ada rumah sakit rujukan utama untuk hal yang seperti itu,” pungkas dr. Hanifah.
Sebelumnya diketahui tiga pasien anak di RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo Jakarta meninggal dunia dalam rentang dua minggu terakhir hingga 30 April lalu.
Baca Juga: Final Liga Champions 2022 di Stade de France, Paris, 28 Mei 2022
Diduga ketiga anak itu menderita hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya.
Mereka ditemukan dengan gejala mual, muntah, diare berat, demam, kuning, kejang dan penurunan kesadaran.***
Artikel Terkait
Hati-hati Kadar Oksigen Rendah Dalam Darah, Bisa Alami Happy Hypoxia. Ini Gejala yang Perlu Diwaspadai
Waspada! Sering Pake Obat Kumur, Bisa Ganggu Kesehatan, Begini Penjelasannya
Penyakit Ginjal Penyebab Kematian Terbanyak Ke-10: Yuk, Kenali Ciri dan Cara Pencegahannya!
Simak Ini Perbedaan Endemi, Epidemi, dan Pandemi
Tips Dokter UNS, Agar Kulit Sehat dan Glowing Meski Sedang Puasa Ramadhan
Hepatitis Akut Masuk Indonesia, Kenali Gejalanya: Ada Hubungannya dengan Covid-19?
Kemenkes Investigasi Tiga Kasus Hepatitis Akut pada Anak. Begini Penjelasannya.