TITIKKTEMU.CO JAKARTA - Di era serba digital saat ini, semua penyedia layanan jaminan kesehatan berlomba-lomba memberikan kemudahan akses layanan bagi setiap pesertanya.
Untuk Program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan sebagai pengelola telah menyediakan aplikasi khusus agar mempermudah peserta JKN-KIS dalam mengakses informasi.
Baca Juga: Masih Bingung Apa Itu Vaksin Booster? Simak Tanya Jawab Berikut Supaya Makin Jelas
Baca Juga: Ramuan Herbal Anti Capek ala dr Zaidul Akbar, Dijamin Bete Pun Hilang
Mobile JKN merupakan aplikasi yang dapat diakses melalui gadget yang dapat diunduh melalui Google Playstore ataupun appstore.
Melalui aplikasi ini semua layanan dan informasi penting peserta dapat di akses dalam satu genggaman. Dalam aplikasi Mobile JKN yang bisa diunduh di Google Play itu terdapat menu beragam layanan kepersertaan.
Baca Juga: Mau Coba? 7 Bahan Alami Ini Bisa Menjadi Obat Vertigo Paling Ampuh
Mulai data peserta, ubah data peserta, ketersediaan tempat tidur, pendaftaran pelayanan, premi, konsultasi dokter, jadwal tindakan operasi, skrining kesehatan dan obat yang ditanggung.
Kemudian, catatan pembayaran, pendaftaran peserta, pembayaran, riwayat pelayanan, informasi dan pengaduan, info JKN, sampai lokasi dan skrining Mandiri Covid-19.
Warga masyarakat peserta Program JKN-KIS dianjurkan mengunduh dan mengisntall aplikasi itu di smartphone, agar dapat merasakan berbagai manfaat dan kemudahan melalui aplikasi Mobile JKN.
Baca Juga: Dear Penderita Maag, Hindari 5 Minuman Ini!
Dengan hadirnya aplikasi Mobile JKN, kini warga yang butuh pelayanan tertentu tidak perlu lagi mengantre ke kantor BPJS Kesehatan, semisal hendak mengecek tagihan atau pindah fasilitas kesehatan.
Bahkan pendaftaran pun cukup melalui genggaman. Selain itu ada pula fitur pengaduan bagi peserta jika mengalami kendala dalam mengakses pelayanan JKN-KIS.
Dulu saat pindah domisili atau ingin mengubah fasilitas kesehatan, peserta harus mendatangi kantor BPJS Kesehatan, namun setelah ada aplikasi Mobile JKN ini, maka tidak perlu lagi repot-repot untuk keluar rumah, karena data dan fasilitas kesehatan saya dapat diubah melalui smartphone. ***
Artikel Terkait
Strategi Cegah Klaster COVID-19 di sekolah saat PTM Menurut Menkes Budi Gunadi Sadikin
Mulai tahun 2022 BPJS Kesehatan Terapkan Kelas Rawat Inap Standar. Bagaimana Iurannya?
BPJS Kesehatan Hapus Layanan Kelas 1, 2 dan 3, Diganti “Kelas Standar”
Varian Omicron Terdeteksi di Indonesia, Menkes: Jangan Panik, Tetap Prokes!
Menkes Budi: Lima Kasus Probable Omicron, 2 WNI dan 3 WNA
SE Terbaru Menkes: Setiap Kontak Erat Kasus Covid 19 Varian Omicron Wajib Karantina 10 Hari
Menteri Ida Fauziyah Apresiasi Raffi Ahmad Ikutkan Pekerjanya Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Menkes Budi Gunadi Sadikin Terharu Banyak Lansia Ikut Vaksin