Olahraga Ternyata Bisa Berdampak Pada Tingkat Kesuburan. Begini Penjelasannya...

photo author
Andi Baskoro Wirawan, TitikTemu.co
- Selasa, 28 September 2021 | 19:10 WIB
Ilustrasi orang sedang berlari (pic. piqsel)
Ilustrasi orang sedang berlari (pic. piqsel)

Sebaiknya lakukan olahraga sesuai dengan posri dan intensitas yang sesuai baik waktu dan usia. Olahraga adalah hal yang bermanfaat. Cobalah untuk membatasi olahraga berintensitas tinggi, hingga kurang dari 4 jam per minggu.

Mengganti olahraga intensitas tinggi dengan porsi yang lebih rendah atau sedang. Misal olahraga yang membutuhkan intensitas dan porsi besar dan tinggi, di ganti dengan latihan yoga atau jalan santai, sehingga sistem tubuh tidak terbebani dan terhindar dari stres.

Baca Juga: Sekarang Bayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Orang Lain Bisa lewat Online, Begini Syaratnya!

Penentuan jenis olahraga yang dianggap berat adalah mempertimbangkan intensitas yang dilakukan. Contoh bersepeda dianggap intensitas sedang, tetapi apabila bersepeda dengan trek cepat serta berbukit dianggap intensitas tinggi.

Intinya, olahraga yang dilakukan menjadi berlebihan dan mengubah sistem tubuh. Waspada terhadap tanda-tanda olahraga berlebihan, seperti penurunan nafsu makan, dan siklus menstruasi yang tidak teratur atau jarang. Bila mulai mengalami kondisi seperti itu, cobalah untuk lebih bersantai dalam olahraga.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Halodoc

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X