Ini Dia Cara Menurunkan Tekanan Darah Tanpa Obat

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Senin, 15 Mei 2023 | 09:00 WIB
Alat pengukur tekanan darah (Pixabay/ Antonio Corigliano)
Alat pengukur tekanan darah (Pixabay/ Antonio Corigliano)

TITIKTEMU.CO, Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, Anda mungkin bertanya-tanya apakah obat diperlukan untuk menurunkan angkanya. Tapi gaya hidup memainkan peran penting dalam mengobati tekanan darah tinggi. Mengontrol tekanan darah dengan gaya hidup sehat dapat mencegah, menunda, atau mengurangi kebutuhan akan pengobatan.

Perubahan gaya hidup yang dapat menurunkan tekanan darah dan mempertahankannya sebagai berikut:

1. Kurangi berat badan

Tekanan darah seringkali meningkat seiring bertambahnya berat badan. Kelebihan berat badan juga dapat menyebabkan gangguan pernapasan saat tidur (sleep apnea), yang selanjutnya meningkatkan tekanan darah.

Penurunan berat badan adalah salah satu perubahan gaya hidup yang paling efektif untuk mengendalikan tekanan darah. Jika Anda kelebihan berat badan atau obesitas, kehilangan sedikit saja berat badan dapat membantu menurunkan tekanan darah. Secara umum, tekanan darah bisa turun sekitar 1 milimeter air raksa (mm Hg) dengan setiap kilogram (sekitar 2,2 pon) berat badan hilang.

Selain itu, ukuran lingkar pinggang juga penting. Membawa terlalu banyak beban di sekitar pinggang dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

 

2. Berolahraga secara teratur

Aktivitas fisik secara teratur dapat menurunkan tekanan darah tinggi sekitar 5 sampai 8 mm Hg. Penting untuk tetap berolahraga agar tekanan darah tidak naik lagi. Sebagai tujuan umum, targetkan setidaknya 30 menit aktivitas fisik sedang setiap hari.

Olahraga juga dapat membantu menjaga tekanan darah tinggi agar tidak berubah menjadi tekanan darah tinggi (hipertensi). Bagi penderita hipertensi, aktivitas fisik secara teratur dapat menurunkan tekanan darah ke tingkat yang lebih aman.

Beberapa contoh olahraga aerobik yang dapat membantu menurunkan tekanan darah antara lain jalan kaki, joging, bersepeda, berenang atau menari. Kemungkinan lain adalah pelatihan interval intensitas tinggi. Jenis pelatihan ini melibatkan semburan aktivitas intens yang bergantian dengan periode aktivitas yang lebih ringan.

 

3. Makan makanan yang sehat

Mengonsumsi makanan yang kaya biji-bijian, buah-buahan, sayuran, dan produk susu rendah lemak serta rendah lemak jenuh dan kolesterol dapat menurunkan tekanan darah tinggi hingga 11 mm Hg. 

Kalium dalam makanan dapat mengurangi efek garam (natrium) pada tekanan darah. Sumber potasium terbaik adalah makanan, seperti buah-buahan dan sayuran, bukan suplemen. Targetkan 3.500 hingga 5.000 mg sehari, yang dapat menurunkan tekanan darah 4 hingga 5 mm Hg. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X