TITIKTEMU.CO PURWOREJO - Bupati Purworejo Agus Bastian menjelaskan kejadian yang sempat ramai di media hingga para tokoh nasional ikut berkomentar mengenai Wadas adalah bagian dari dinamika pembangunan.
Dirinya sebagai penguasa wilayah bertekad akan terus mengupayakan agar kondusifitas di kabupaten Purworejo khususnya di Desa Wadas tetap terjaga.
Baca Juga: Ritual di Pantai Payangan 10 Orang Tewas Terseret Ombak, Ini Daftar Korban
Baca Juga: Rumah di Gaza Hancur Tak Padamkan Semangat Mohammad untuk Kuliah di Universitas Lampung
"Adanya perbedaan pandangan tentang kuari, antara yang setuju dan belum setuju ini seyogyanya tidak menjadikan perpecahan sesama masyarakat," terangnya di sela menerima kunjungan rombongan Komisi III DPR RI yang meninjau langsung kondisi Desa Wadas Kecamatan Bener Purworejo, beberapa hari yang lalu.
Ditambahkan Bupati, Wadas ini adalah kontributor material untuk Bendungan Bener yang juga dalam proses pembangunan.
Baca Juga: INFO LOKER: Lowongan di BPOM, Penugasan di Jabodetabek, Ditunggu Hingga 18 Februari 2022
Karena Bendungan Bener ini adalah Program Strategis Nasional (PSN) dan memang nantinya memiliki manfaat yang besar untuk Kabupaten Purworejo, dirinya mengajak agar masyarakat mendukung adanya PSN tersebut.
Apalagi sebagian besar masyarakat Purworejo adalah petani, tentunya dengan adanya bendungan ini akan memberikan manfaat yang besar bagi rakyat.
"Sebenarnya yang belum setuju ini tinggal 98. Dibandingkan yang setuju ada 350 dan yang belum memberikan jawaban 173. Kita akan terus berupaya untuk menjadi penjembatan dialog antara masyarakat dengan pemerintah. Tapi saya juga menggaris bawahi jangan sampai ada oknum yang tidak berkepentingan masuk dan mempengaruhi warga," ujar Agus seperti dikutip TITIKTEMU.CO dari laman Pemkab Purworejo.
Baca Juga: Warga Jatim Tertiblah Berlalu Lintas, Jika Tak Ingin Surat Tilang Datang ke Rumah
Dalam kunjungan ke Wadas rombongan Komisi III DPR RI dipimpin Desmond J Mahesa. Bupati bersama Dandim 0708 Letkol Inf Lukman Hakim, Sekda Drs Said Romadhon, dan Forkopimcam Kecamatan Bener menyambut mereka.
Kehadiran wakil rakyat guna memastikan keadaan dan fakta sesuai realita dilapangan. Hal ini ia lakukan karena beberapa hari ini gemcar pemberitaan mengenai kisruh warga Desa Wadas yang belum mendukung adanya penambang andesit dengan aparat.
Desmond mengungkapkan, dirinya tidak mau terjebak dengan pemberitaan yang sepertinya menyeramkan dan lebih memilih untuk datang langsung dan memperoleh info dari lapangan.
Artikel Terkait
Wadas Purworejo Kondusif, Campur Tangan Orang Luar Ditolak Warga
Wisata Toga Rejowinangun Purworejo, Mampu Pikat Wisatawan Luar Daerah
Dolan ke Purworejo? Sempatkan Berkunjung ke 7 Obyek Wisata ini
IPW: Tindakan Represif Aparat Polda Jateng di Wadas Memprihatinkan & Identik dengan Orba
Mengapa Terjadi Konflik di Wadas? Ini Persoalan 11 Tahun, Sejak Dicanangkan Pembangunan Bendungan Bener
Suara Para Ibu Rumah Tangga Dibalik Konflik Pembangunan Mega Proyek Bendungan Bener
Tidak Boleh Lagi Ada Kekerasan, Gubernur Ganjar Pranowo akan Lakukan Tiga Agenda Selesaikan Masalah Wadas
Pengukuran Lahan Selesai, Kapolda Jawa Tengah: Personel Kepolisian di Desa Wadas Sudah Ditarik
POLITIK WADAS OLeh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku