Wadas Purworejo Kondusif,  Campur Tangan Orang Luar Ditolak Warga

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Minggu, 7 November 2021 | 11:49 WIB
Seorang polisi berpose bersama sejumlah pelajar SD di Desa Wadas Kecamatan Benar Purworejo. (pic. polda jateng)
Seorang polisi berpose bersama sejumlah pelajar SD di Desa Wadas Kecamatan Benar Purworejo. (pic. polda jateng)

TITIKTEMU.CO PURWOREJO - Sejumlah tokoh desa Wadas, Kecamatan Benar, Kabupaten Purworejo menyesalkan beredarnya pemberitaan seolah-olah desa mereka tak aman.

Seperti dikatakan  Kades Wadas, Fachri Setianto. Dia menyatakan wilayahnya kondusif. Aktivitas ekonomi dan proses belajar di sekolah berjalan lancar. Ungkapan Fachri ini diamini guru dan orang tua murid di desa setempat.

"Purworejo saat ini level dua, proses belajar di sekolah berjalan 50 persen tatap muka sesuai aturan pemerintah. Semua berjalan lancar," ungkap Sundoro, guru SD Negeri Wadas.

Baca Juga: Saya Sudah Divaksin! Tema Even Bersepeda Tour de Borobudur

Baca Juga: Kecelakaan di Tol Cipali, Dekan Fakultas Peternakan UGM Meninggal Dunia

Senada dengan Kades Wadas, Camat Bener Agus Widianto, membenarkan kondisi itu. Baik Camat maupun  Kades  mengapresiasi kehadiran bhabinkamtibmas dan patroli polisi di wilayah kecamatan Bener termasuk Desa Wadas.

"Keberadaan patroli polisi justru membuat warga merasa aman. Polisi bisa menjembatani dua pihak yang berseberangan di Wadas. Kami justru mengucapkan terima kasih atas kehadiran patroli polisi di wilayah kami," ungkap Camat Bener.

Baca Juga: Labuan Bajo Jadi Tuan Rumah Konferensi Polwan Internasional

Agus lebih lanjut mengharap warga Wadas tak termakan isu negatif tersebut dan tetap beraktivitas seperti biasanya.

"Apabila ada permasalahan, saya minta hal tersebut ke saluran yang benar. Selaku Forkompinca kami juga berharap situasi Wadas tidak dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab untuk memperkeruh situasi," ungkap Camat Bener.

Kekhawatiran Agus selaku camat didasari keluhan banyak warga tentang dugaan hadirnya orang luar dalam permasalahan yang dihadapi desa Wadas.

Baca Juga: Disetujui DPR Jadi Panglima TNI, Ini PR Jenderal Andika Perkasa

Sebuah komunitas yang menamakan dirinya Matadewa (Masyarakat Terdampak Desa Wadas), menolak keras kehadiran orang luar dalam masalah Wadas. Mereka menginginkan situasi desa tempat tinggalnya selalu kondusif.

"Kami masyarakat Desa Wadas setuju dengan program pemerintah Kedung Bener. Kami menolak kedatangan orang luar di desa Wadas. Kami menolak berita hoax, kami menolak Kamtibmas yang kondusif di desa Wadas," ungkap komunitas warga lokal tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Polda Jateng

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X