Pemerintah Lebanon juga menghadapi tekanan domestik karena sebagian masyarakat mulai mempertanyakan keberadaan Hezbollah sebagai kelompok bersenjata di luar kendali negara.
Namun realitas politik di Lebanon membuat pelucutan senjata Hezbollah menjadi tantangan besar karena kelompok tersebut memiliki dukungan kuat dari sebagian komunitas Syiah di negara itu.
Sejarah Panjang Konflik Kedua Negara
Israel dan Lebanon secara teknis masih berada dalam kondisi perang sejak berdirinya negara Israel pada tahun 1948.
Selama beberapa dekade terakhir, wilayah Lebanon selatan kerap menjadi arena konflik antara Israel dan berbagai kelompok bersenjata, termasuk Hezbollah.
Salah satu periode paling panjang terjadi ketika Israel menduduki sebagian wilayah Lebanon selatan selama 18 tahun, dari 1982 hingga 2000.
Meski hubungan diplomatik formal tidak pernah terjalin, kedua negara pernah mencapai kesepakatan penting pada tahun 2022 mengenai batas wilayah maritim mereka melalui mediasi Amerika Serikat.
Kini, dunia menunggu apakah perundingan baru di Washington dapat membuka jalan menuju stabilitas yang lebih panjang di kawasan Timur Tengah, atau justru menjadi jeda singkat sebelum konflik berikutnya kembali pecah.***
Artikel Terkait
The Bell: Panggilan untuk Mati, Film Horor Adaptasi Urban Legend Belitung
Dragon Ball Super Bangkit di 2026, Toyotaro Bawa Saga Baru yang Lebih Epik
Rebirth Tayang Perdana! Sekuel Princess Agents yang Ditunggu Selama 9 Tahun
Ready or Not 2: Here I Come Kapan Tayang di Indonesia? Cek Jadwalnya DI SINI
Tayang Mei 2026, Film Horor Ain Angkat Fenomena Flexing dan Evil Eye
Rumusan Baru Pembagian Kuota Haji, Masa Tunggu Seragam 26 Tahun!
Netflix Rilis Teaser Serial Lord of the Flies, Adaptasi Novel Klasik William Golding
Dua Tanker Indonesia Masih Tertahan di Hormuz, Pemerintah Terus Negosiasi dengan Iran
Trailer Ronaldinho: The One and Only Dirilis, Serial Dokumenter Legenda Sepak Bola Dunia
3 Fakta Menarik Perfect Crown, Drakor Baru IU dan Byeon Woo Seok yang Viral Sebelum Tayang