TITIKTEMU.CO - Gelombang solidaritas dunia terus bergerak menuju Gaza. Kapal-kapal bantuan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) kini dilaporkan telah memasuki perairan Mesir.
Pada Minggu (28/9), GSF mengumumkan bahwa armada mereka sudah mencapai Marsa Matrouh, sebuah kota pantai di Mediterania Mesir, hanya selangkah lagi menuju Jalur Gaza.
Dalam pernyataan resminya, GSF menyebut kapal-kapal utama mereka, OHWAYLA dan ALL IN, sudah berjarak sekitar 36 mil laut dari Gaza.
Armada ini diperkirakan akan tiba dalam tiga hingga empat hari ke depan.
Baca Juga: Tren Kuliner 2025: Inovasi Menu yang Bikin Pelanggan Ketagihan
44 Kapal Bawa Bantuan Kemanusiaan
Tak tanggung-tanggung, GSF kini terdiri dari 44 kapal yang berlayar bersama menuju Gaza, dengan dua kapal tambahan yang baru bergabung.
Mereka membawa berbagai bantuan kemanusiaan untuk masyarakat Gaza yang telah lama berada di bawah blokade Israel.
GSF juga mengungkapkan dalam dua hari mendatang mereka akan memasuki zona yang dianggap berbahaya.
“Tekad kami bulat, ini saatnya kewaspadaan dan solidaritas global dibutuhkan,” tegas mereka.
Baca Juga: Jejak Harta Tersembunyi: KPK Bongkar Aset Mewah Mantan Dirjen Kemnaker
Potensi Cegatan Israel
International Committee for Breaking the Siege on Gaza memperkirakan armada GSF akan berada di perairan utara Alexandria dalam hitungan jam.
Namun, kekhawatiran meningkat karena Israel diduga sedang bersiap untuk mencegat armada ini.
Artikel Terkait
Mindfulness dan Meditasi: Seni Hidup Slow di Era Serba Cepat
KPK Ungkap Jejak Uang Kuota Haji: Skema Rumit yang Berakhir di Satu Tangan
Social Media Wellness: Seni Mengatur Timeline agar Hidup Lebih Positif dan Inspiratif
Kisah Wanda Hamidah, Teror di Sisilia: Intimidasi, Pencurian, hingga Ancaman Kapal Dibakar
EZ-60: Senjata Rahasia Mazda Mengguncang Pasar Mobil Listrik Indonesia
Drama Aklamasi di Muktamar PPP: Ketika Dua Kubu Sama-Sama Mengklaim Tahta Ketua Umum
Revolusi Pelan-Pelan: Slow Living sebagai Jurus Rahasia Menang di Era Serba Cepat
Prabowo di Munas PKS: Bongkar Korupsi, Selamatkan Uang Negara, dan Bicara soal ‘Pintarnya Orang Pinter’
Kursi Wamenkeu Masih Kosong: Purbaya Pilih Pegang Dua Kendali Sekaligus daripada Tambah Orang Baru
Dari Burnout ke Bliss: Rahasia Slow Living yang Diam-Diam Mengubah Cara Kita Bekerja dan Hidup