Media Israel KAN melaporkan bahwa unit Shayetet 13 angkatan laut Israel telah menggelar latihan untuk membajak kapal sebelum armada GSF mencapai Gaza, terutama karena momen kedatangan bertepatan dengan libur nasional Yom Kippur.
Israel sebelumnya menawarkan agar bantuan GSF didaratkan di pelabuhan-pelabuhan alternatif seperti Ashkelon, Siprus, atau Vatikan. Namun, GSF menolak dengan alasan transparansi dan distribusi yang lebih tepat sasaran.
Penolakan ini oleh Tel Aviv dianggap provokasi.
Baca Juga: Mindfulness dan Meditasi: Seni Hidup Slow di Era Serba Cepat
Dukungan Aktivis dan Ancaman Serangan
Global Sumud Flotilla bukan hanya sekadar konvoi kapal bantuan, tetapi juga simbol solidaritas internasional.
Inisiatif ini dimulai sejak 31 Agustus dan melibatkan puluhan kapal sipil, aktivis, jurnalis, tenaga kesehatan, hingga sosok terkenal seperti aktivis iklim Greta Thunberg.
Meski begitu, perjalanan GSF tak luput dari ancaman. Mereka beberapa kali mendapat serangan, termasuk saat berlayar di perairan Yunani dan saat berlabuh di Tunisia.
Kejadian ini bahkan mendorong Italia dan Spanyol mengirim kapal fregat untuk mengawal perjalanan GSF.
Harapan yang Dibawa Armada Harapan
Misi kemanusiaan ini bukan hanya tentang membawa bantuan fisik, tetapi juga pesan moral tentang kemanusiaan, solidaritas, dan keberanian menantang ketidakadilan.
Dengan dukungan internasional, GSF berharap bantuan dapat tiba dengan selamat dan menjadi simbol perlawanan terhadap blokade yang mengekang kehidupan warga Gaza.***
Artikel Terkait
Mindfulness dan Meditasi: Seni Hidup Slow di Era Serba Cepat
KPK Ungkap Jejak Uang Kuota Haji: Skema Rumit yang Berakhir di Satu Tangan
Social Media Wellness: Seni Mengatur Timeline agar Hidup Lebih Positif dan Inspiratif
Kisah Wanda Hamidah, Teror di Sisilia: Intimidasi, Pencurian, hingga Ancaman Kapal Dibakar
EZ-60: Senjata Rahasia Mazda Mengguncang Pasar Mobil Listrik Indonesia
Drama Aklamasi di Muktamar PPP: Ketika Dua Kubu Sama-Sama Mengklaim Tahta Ketua Umum
Revolusi Pelan-Pelan: Slow Living sebagai Jurus Rahasia Menang di Era Serba Cepat
Prabowo di Munas PKS: Bongkar Korupsi, Selamatkan Uang Negara, dan Bicara soal ‘Pintarnya Orang Pinter’
Kursi Wamenkeu Masih Kosong: Purbaya Pilih Pegang Dua Kendali Sekaligus daripada Tambah Orang Baru
Dari Burnout ke Bliss: Rahasia Slow Living yang Diam-Diam Mengubah Cara Kita Bekerja dan Hidup