Yosep Parera: penegakan hukum di jalan hingga yang paling atas, semua tidak lepas dari "uang"

photo author
Teguh Argari Bisono, TitikTemu.co
- Sabtu, 24 September 2022 | 11:25 WIB
Pengacara Yosep Parera dihadirkan dalam konferensi pers penahananpara tersangka kasus suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati  (pic/instagram officialkpk)
Pengacara Yosep Parera dihadirkan dalam konferensi pers penahananpara tersangka kasus suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati (pic/instagram officialkpk)

TITIKTEMU.CO - Tertangkapnya Yosep Parera dalam kasus penyuapan Hakim Agung, direspon keluarga besar Klinik Hukum Rumah Pancasila di instagram lembaga tersebut.

Keluarga besar Rumah Pancasila dan Klinik Hukum, mohon maaf yang sebesar-besarnya atas masalah ini, maaf sudah membuat sahabat Rumah Pancasila di mana pun berada kecewa atas kasus yang tengah terjadi saat ini.

Berikut pernyataan itu: Seperti yang disampaikan pimpinan kami, Bapak Yosep Parera di berbagai media, yang kami tayangkan kembali melalui akun kami bersumber dari Kompas.com.

Baca Juga: IRONIS! Pengacara dan pimpinan Rumah Pancasila ini malah ditangkap KPK karena suap Hakim Agung

Beliau menyampaikan dan mengakui bahwa dalam penangan perkara kali ini, dirinya sudah salah menentukan langkah, dan bersedia menerima segala konsekuensi hukumnya.

Melalui postingan ini, beliau juga ingin menyampaikan bahwa semoga ini menjadi pembelajaraan bagi yang lainnya, bahwa tidak ada yang luput dimata hukum.

Sekali lagi beliau juga ingin mengingatkan bahwa beginilah relita sistem hukum di Indonesia, setiap aspeknya dari yang paling bawah, dari penegakan hukum di jalan hingga yang paling atas, semua tidak lepas dari "uang".

Baca Juga: Pembersihan Gerbong Kemerdekaan Pers dari Penumpang Gelap

Maka dengan segala kerendahan diri kami keluarga besar Rumah Pancasila dan Klinik Hukum sekali lagi meminta maaf, kami harap konten kami dapat membantu dan memberi pengetahuan hukum terlepas dari apa yang sudah terjadi.

Terima kasih atas semua dukungan dan doa yang dipanjatkan untuk beliau pimpinan kami, keluarga besar organisasi, maaf untuk segala rasa kecewa, nasehat lama mengatakan

"Dengarlah pesan yang disampaikan, jangan lihat siapa yang menyampaikan."

Baca Juga: Ini tugas khusus Pasukan Basmalah dan Asmaul Husna saat hadapi pengunjuk rasa

Salam penegakan hukum. Salam sehat untuk kita semua, juga teruntuk Bapak Yosep Parera dan Bapak Eko Suparno. Jangan lelah untuk selalu bicara jujur, demi kebaikan orang-orang yang terpinggirkan di mata hukum.

Tentu penangkapan Josep Parera itu sebuah ironi, karena tidak mengamalkan Pancasila, yang justru sering diajarkannya selama ini di media sosialnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Teguh Argari Bisono

Sumber: Instagram

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X