“Saat saya datang ke ruangannya suasana kantor sedang ramai. Di ruangannya ada 1 orang yg tidak saya kenal tp orang itu pergi.
Baca Juga: Lagi Ramai! Dugaan Kasus Pemerkosaan di Kampus UMY, Begini Kronologinya
Kuitansi saya ditolak alasannya itu bukan tugas pelaku. Saya sempat nanya trus reimburse kemana? Pelaku bilang tidak tahu.”
Kata Irine, pelaku kemudian menariknya dan mencoba melakukan perkosaan di ruangannya saat siang.
Irine berhasil meloloskan diri, dan minta tolong. Namun pelaku berhasil mengejar, menjambak rambutnya dan membentrukan kepalanya ke ruang kaca.
Baca Juga: Dugaan Kasus Pemerkosaan di UMY, Ini 7 Fakta yang Terungkap
Irine mengatakan saat itu banyak saksi yang melihat kejadian tersebut. Dia juga sempat melaporkan peristiwa itu ke Pemred Farid Gaban.
"Pemred, lanjut Irine, sempat memanggil beberapa saksi dan mengatakan kejadian terseut akan diselesaikan oleh Managing Editor Surya Kusuma.
Karena tidak ada respon dan tindak lanjut dari kantor, Irine mengadukan kasus tersebut ke Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia.
Baca Juga: Dugaan Kasus Pemerkosaan di UMY: Korban Ketiga Syok, Diperkosa Lewat ‘Belakang’
“Mba Hesty dari @AJIIndonesia memperkenalkan saya pada seorang pengurus @AJI_JAKARTA yang kemudian menjadi pendamping saya melaporkan ke @lbhpersjakarta,” tulisnya.
Irine melanjutkan proses mediasi gagal dilakukan. Dalam postingannya, Irine menyebut Farid Gaban mengusir perwakilan dari AJI Jakarta dan LBH Pers Jakarta.
“Yang terhormat Pemred saya @faridgaban mengusir pendamping saya @AJI_JAKARTA dan @lbhpersjakarta dan berteriak jika kasus ini saya lanjutkan dia akan hancurkan karir saya,” tulis Irine.
Baca Juga: Nyesek! Ini 7 Kasus Kekerasan Seksual di Kampus Selain UMY
Menanggapi postingan tersebut, Farid Gaban membantah semua tuduhan Irine. Melalui akun Twitter pribadinya, @faridgaban, dia menyatakan tidak pernah melindungi pelaku kekerasan seksual.
Artikel Terkait
Dugaan Kekerasan Seksual oleh Dosen Terhadap Mahasiswi di Kampus Unesa. Begini Awal Terungkapnya
Diduga Terlibat Kekerasan Seksual kepada Mahasiswinya, Dosen Unesa Dinonaktifkan.
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Dosen kepada Mahasiswinya, Ini Sikap Resmi Unesa
Kasus Kekerasan Seksual di Unesa Surabaya Berlanjut, Juga Terjadi di FBS?
Selain Dosen “H”, Kasus Kekerasan Seksual di Unesa Juga Dilakukan Dosen “D.W” dari FBS?
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Unesa Belum Tuntas, @dear_unesacatcallers Ungkapkan Pesimisme.
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Unesa, IG dear_unesacatcallers Naikkan Tagar #pecatdosencabul